Bagaimana Jadinya Kalau Bumi Di-bor? Ini Dia Tantangannya!

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana jadinya kalau Bumi dibor. Tentunya akan ada tantangan dan banyak kemungkinan-kemungkinan yang harus dihadapi para ilmuwan.

Sains
Kola Borehole Lubang Terdalam Bumi (pos Kupang)
Komentar

Para ahli memiliki berbagai ide tentang apa yang mungkin timbul jika seluruh permukaan Bumi di-explore melalui pengeboran. Hal ini jika berdasarkan pengetahuan dari proyek pengeboran sebelumnya. Dengan diameter 12.756 km, pengeboran melintasi seluruh planet ini akan membutuhkan upaya yang besar dan memakan waktu bertahun-tahun.

Apa yang terjadi kalau bumi dibor (Alpha Coders)
Apa yang terjadi kalau bumi dibor? (Alpha Coders)

Baca Juga:

Penggalian di Atas Tanah Bumi

Lapisan pertama yang harus dilalui adalah kerak bumi, dengan ketebalan sekitar 100 km. Selanjutnya, tekanan udara akan meningkat ketika bor semakin mendekati kedalaman tanah. Ada penjelasan dai Doug Wilson, seorang ahli geofisika peneliti di Universitas California, Santa Barbara. Ia menjelaskan bahwa setiap 3 meter batuan yang ditembus setara dengan tekanan udara di permukaan laut.

Saat ini, Kola Superdeep Borehole di Rusia merupakan lubang buatan manusia yang paling dalam dengan kedalaman 12,2 km. Tekanan di dalamnya mencapai 4.000 kali lipat dari tekanan di permukaan laut. Memerlukan waktu hampir 20 tahun bagi para ilmuwan untuk mencapai kedalaman ini. Namun, lubang ini masih berada lebih dari 80 km dari lapisan mantel Bumi yang berikutnya.

Lapisan mantel bumi adalah lapisan batuan keras dan gelap yang memiliki ketebalan 2.800 km. Lapisan ini bertanggung jawab dalam pergerakan lempeng tektonik. Batas antara mantel dan inti disebut sebagai “Moho”.

Baca Juga:

Pada tahun 1950-an dan 1960-an, para ilmuwan mencoba untuk menggali dasar laut di lapisan ini melalui Proyek Mohole. Namun upaya itu tidak berhasil. Lubang yang dibuat dalam percobaan pengeboran ini akan runtuh kecuali cairan pengeboran terus-menerus dipompa ke dalamnya.

Dalam kegiatan pengeboran laut dalam dan sumur minyak, cairan yang digunakan adalah campuran lumpur yang mengandung mineral berat, seperti barium. Fungsi utama dari cairan ini adalah untuk menjaga keseimbangan tekanan di dalam lubang dengan tekanan batuan di sekitarnya. Selain itu, juga mencegah lubang agar tidak runtuh.

Selain itu, cairan pengeboran juga berperan dalam membersihkan mata bor. Tujuannya agar pasir dan kerikil tidak mengotori mesin, serta membantu menurunkan suhu. Namun, menjaga agar suhu bor tetap dingin di lapisan yang paling dalam di bumi, hampir tidak mungkin dilakukan.

Contohnya

Sebagai contoh, suhu di dalam lapisan luar bumi mencapai 1.410 derajat Celsius. Jika bor bermaterial dari baja tahan karat, bor tersebut akan meleleh. Oleh karena itu, bor ini harus bermaterial dari paduan khusus yang harganya mahal, seperti titanium. Setelah melewati lapisan luar bumi, bor tersebut akhirnya akan mencapai bagian yang paling dalam bumi pada kedalaman sekitar 2.896 km.

Inti luar planet ini terdiri dari campuran besi cair dan nikel yang sangat panas. Untuk suhunya sendiri mencapai antara 4.000 hingga 5.000 C. Mengebor lapisan paduan besi-nikel yang panas dan cair ini akan menjadi tugas yang sangat sulit.

Menurut Damon Teagle, seorang profesor geokimia di Universitas Southampton, ada beberapa masalah yang akan timbul jika bor menuju inti Bumi. Inti luar yang panas akan menyebabkan cairan. Lalu, ada kemungkinan bor akan meleleh jika tidak ada air dingin yang dipompa ke dalamnya.

Selain itu, tarikan gravitasi akan berubah saat bor bergerak ke sisi lain planet, yang akan membuatnya “turun” kembali ke inti. Bor harus melawan gravitasi ketika bergerak “ke atas” menuju permukaan Bumi, melewati inti luar, mantel, dan kerak. Bertujuan untuk membalikkan perjalanannya ke arah bawah.

Setelah mengatasi semua kendala ini, tantangan besar yang muncul setelah bor mencapai titik tengah adalah jarak yang masih harus ditempuh untuk mencapai sisi lain Bumi.

Lanjut baca

Ilustrasi Planet Merkirius (wibnet.nl)
Sains

Planet Merkurius Terungkap Ada Wilayah Berpotensi Layak Huni!

16 Desember 2023Suhartanti Siswanto2 mnt baca

Ada penemuan yang kabarnya di planet merkurius terdapat gletser asin. Hal ini menimbulkan anggapan bahwa ada wilayah di Merkurius yang berpotensi layak huni.

Baca selengkapnya