Mouse sering kali menjadi aksesori yang kurang mendapat perhatian saat membeli laptop atau PC. Padahal, perangkat ini digunakan hampir sepanjang hari dan ikut menentukan kenyamanan saat bekerja, belajar, maupun membuat konten.
Kebutuhan pengguna pun kini semakin beragam. Ada yang membutuhkan mouse dengan suara klik senyap untuk bekerja di kantor atau coworking space, ada yang mengutamakan desain ringkas agar mudah dibawa bepergian, hingga kreator konten yang memerlukan kontrol lebih presisi saat mengedit foto maupun video.
Melihat kebutuhan tersebut, ASUS menghadirkan beberapa pilihan mouse wireless yang menyasar segmen pengguna berbeda. Mulai dari ASUS Wireless Mouse MW103, ASUS Marshmallow Mouse MD100, hingga ProArt Mouse MD301.
Alih-alih menawarkan satu produk untuk semua orang, ASUS memilih menghadirkan karakter yang berbeda pada masing-masing perangkat.
Untuk Pengguna yang Mengutamakan Kenyamanan
Bagi pekerja kantoran, mahasiswa, maupun pengguna yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer, kenyamanan menjadi faktor utama saat memilih mouse.
ASUS Wireless Mouse MW103 dirancang untuk kebutuhan tersebut melalui desain ambidextrous yang nyaman digunakan oleh tangan kanan maupun kiri. Mouse ini juga mengusung fitur near silent click, sehingga suara klik menjadi lebih minim dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Sensor dengan sensitivitas hingga 1.600 DPI dinilai sudah memadai untuk aktivitas sehari-hari seperti mengolah dokumen, browsing, meeting online, hingga multitasking ringan. Dengan harga mulai sekitar Rp149 ribuan, mouse ini menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat sederhana namun tetap nyaman digunakan setiap hari.
Mobilitas dan Desain Semakin Jadi Pertimbangan
Selain fungsi, desain kini juga menjadi salah satu alasan seseorang memilih aksesori komputer.
Hal tersebut terlihat pada ASUS Marshmallow Mouse MD100 yang hadir dengan pilihan warna lebih beragam dibanding mouse konvensional. ASUS bahkan menyematkan magnetic cover yang dapat diganti, sehingga tampilan mouse bisa disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Desainnya yang ramping membuat perangkat ini lebih mudah disimpan di dalam tas, sementara tambahan carry strap memudahkan pengguna membawanya saat bepergian. Karakter seperti ini membuat MD100 lebih cocok untuk pekerja hybrid, mahasiswa, maupun pengguna laptop yang sering berpindah tempat.
Kreator Membutuhkan Kontrol Lebih Presisi
Berbeda dengan dua model sebelumnya, ProArt Mouse MD301 lebih ditujukan bagi kreator konten dan pengguna profesional.
Mouse ini menawarkan fitur yang lebih spesifik, seperti horizontal scrolling yang mempermudah navigasi pada spreadsheet, timeline editing, maupun aplikasi desain. ASUS juga membekalinya dengan swappable switch, sehingga pengguna dapat mengganti switch ketika diperlukan tanpa harus mengganti seluruh perangkat.
Kemampuan track on glass juga menjadi nilai tambah karena memungkinkan mouse tetap digunakan di permukaan kaca, memberikan fleksibilitas lebih ketika bekerja di berbagai lokasi.
Dengan harga mulai sekitar Rp1,69 jutaan, ProArt Mouse MD301 memang menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat penunjang kerja dengan fitur lebih lengkap dibanding mouse pada umumnya.
Memilih Mouse Sesuai Aktivitas
Tidak semua pengguna membutuhkan mouse dengan spesifikasi yang sama. Sebagian cukup menginginkan perangkat yang nyaman untuk bekerja sehari-hari, sementara lainnya lebih mementingkan desain atau fitur produktivitas tambahan.
Pendekatan inilah yang terlihat dari lini mouse ASUS. MW103 lebih ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan klik senyap. Marshmallow Mouse MD100 menyasar pengguna mobile yang juga memperhatikan desain, sedangkan ProArt Mouse MD301 hadir untuk kreator dan profesional yang membutuhkan kontrol lebih presisi.
Ketiga mouse tersebut juga dilengkapi garansi 1 tahun replacement warranty, memberikan nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan perangkat pendukung produktivitas dengan perlindungan resmi. Dengan pilihan yang berbeda untuk tiap segmen, pengguna dapat menyesuaikan mouse yang digunakan berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar berdasarkan harga atau desain semata.
Bales ke