Apple Pakai Chatbot Google Gemini untuk Dukung Fitur AI

Hervi Nurul

Hervi Nurul

Saat ini Apple dan Google sedang melakukan pembicaraan untuk membawa fitur Gemini ke dalam sistem operasi iOS.

Apple Pakai Chatbot Google Gemini untuk Dukung Fitur AI

Apple Pakai Chatbot Google Gemini untuk Dukung Fitur AI

Apple dan Google sedang berbicara tentang penggunaan fitur Gemini dalam sistem operasi iOS. Saat ini Apple dan Google sedang melakukan pembicaraan untuk membawa fitur Gemini ke dalam sistem operasi iOS.

Apple dan Google telah menunjukkan kemungkinan bekerja sama dalam mengembangkan layanan AI generatif di iOS 18. Hal ini menunjukkan bahwa Apple bersedia untuk bekerja sama dengan perusahaan lain untuk meningkatkan penawaran AI-nya.

Apple akan menggunakan Gemini, sebuah layanan yang disediakan oleh Google, untuk menyediakan layanan kecerdasan buatan kepada pengguna iPhone di pasar global.

Apple Pakai Chatbot Google Gemini untuk Dukung Fitur AI
Gemini Google

Chatbot Google Gemini untuk Fitur AI

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, sedang ada pembicaraan yang berlangsung untuk memungkinkan Apple menggunakan Gemini. Gemini ini adalah kumpulan model AI generatif dari Google, untuk mengembangkan beberapa fitur baru pada perangkat lunak iPhone tahun ini.

Berdasarkan laporan, Apple sedang mencari mitra yang bisa membantu mereka dalam mengembangkan teknologi AI generatif berbasis cloud untuk meningkatkan kemampuan AI di iPhone. Kabarnya, Apple sedang menjalin pembicaraan dengan Google untuk menggunakan teknologi Gemini.

BACA JUGA:  WhatsApp Hadirkan Companion Mode di iOS, Bisa Pake Satu Akun di 4 Perangkat Sekaligus!

Pada saat yang bersamaan, Apple sedang mengembangkan peningkatan pada model Artificial Intelligence (AI) di perangkat mereka serta kemampuan AI di dalam perangkat yang akan sejalan dengan rilis iOS 18 yang akan datang.

Apple membeli perusahaan startup yang berfokus pada (AI)

Apple menunjukkan keengganan mereka untuk ikut serta dalam tren kecerdasan buatan dengan mengambil alih perusahaan AI yang berasal dari Kanada, DarwinAI. DarwinAI adalah sebuah perusahaan startup yang beranggotakan beberapa puluh orang.

Walaupun berukuran kecil, perusahaan ini telah mencapai kesuksesan yang luar biasa dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan. Teknologi DarwinAI ini memiliki kemampuan untuk melakukan inspeksi visual terhadap komponen manufaktur dan mendeteksi adanya cacat atau kesalahan.

Teknologi yang DarwinAI kembangkan memiliki kemampuan untuk secara akurat mengenali hal tersebut. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan proses produksi. Apple kemungkinan tertarik pada DarwinAI karena mereka ingin menyederhanakan proses produksi mereka agar menjadi lebih efisien.

BACA JUGA:  Konsep Iklan di YouTube Sedikit Berubah, Jadi Seperti Apa?

Dengan menggunakan teknologi dari DarwinAI, perusahaan ini dapat mengurangi pengeluaran biaya. Apple ingin agar semua fitur AI generatif dapat beroperasi langsung di perangkat, bukan di cloud. Untuk mencapai hal ini, Apple perlu menghasilkan model AI yang ukurannya sekecil mungkin.

Dalam upaya ini, DarwinAI diyakini dapat memberikan bantuan yang Apple butuhkan. Pada bulan Juni di acara WWDC, Apple akan mengumumkan beberapa perkembangan signifikan dalam bidang kecerdasan buatan (AI), termasuk peluncuran Siri baru dan penambahan fitur AI generatif di sistem operasi iOS versi 18.

Baca juga:

AppleChatbotGoogleios

Related Posts