Pengertian, Jenis-jenis, Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Suhartanti Siswanto

Suhartanti Siswanto

Di bawah ini ada penjelasan mengenaiv pengertian, jenis-jenis, kelebihan, dan kekurangan topologi mesh.

Ilustrasi Topologi Mesh (griyasis)

Ilustrasi Topologi Mesh (griyasis)

Dalam dunia arsitektur jaringan, terdapat beberapa jenis topologi yang dapat digunakan. Beberapa di antaranya adalah topologi daisy chain (linier), topologi cincin, topologi bus, topologi star, topologi hybrid, topologi tree (hirarkis), dan topologi mesh.

Arsitektur jaringan merujuk pada rencana yang mengatur cara komputer saling terhubung dalam suatu LAN (Local Area Network). Dalam arsitektur jaringan, digunakan media transmisi seperti kabel agar komputer dapat terhubung dengan kartu ethernet, konektor, dan perangkat lain yang mendukung.

Dalam artikel ini, penulis akan menjelaskan lebih detail tentang jaringan mesh. Simak penjelasan lengkap mengenai pengertian, jenis-jenis, kelebihan, dan kekurangannya.

Pengertian Topologi Mesh

Topologi mesh adalah jenis jaringan komputer di mana semua perangkat terhubung langsung satu sama lain. Topologi ini biasanya digunakan untuk jaringan dengan skala yang kecil. Meskipun jarang digunakan, topologi ini tetap memerlukan komunikasi yang cepat antara perangkat-perangkatnya.

Penggunaan jaringan mesh tidak begitu umum karena sulit dalam hal pengelolaan dan penggunaannya. Selain itu, topologi ini juga memerlukan penggunaan kabel yang lebih banyak. Hal ini berbeda dengan topologi-topologi lain seperti hybrid, ring, bus, dan tree.

BACA JUGA:

BACA JUGA:  7 Cara Refresh Laptop Cepat dengan Tombol Keyboard dan Mouse

Rumus untuk membuat jaringan mesh adalah dengan mengalikan jumlah komputer (N) dengan N-1, lalu hasilnya dibagi 2. Jadi, jika terdapat 5 komputer dalam jaringan topologi, maka jumlah koneksi yang harus dibuat adalah 10.

Setiap node dalam jaringan memiliki 2 atau lebih port l/O dengan konfigurasi komunikasi yang berbeda. Jaringan mesh beroperasi dengan menghubungkan setiap node melalui kabel, sehingga pengiriman data menjadi lebih cepat karena kabel langsung menuju tujuan yang dituju.

Jenis-Jenis Topologi Mesh

Ada dua jenis topologi mesh yang dapat kita bedakan, yaitu topologi mesh fully connected dan topologi mesh partially connected.

Topologi Mesh Fully Connected

Topologi Mesh Fully Connected adalah jenis topologi di mana setiap perangkat komputer terhubung satu sama lain. Misalnya, jika ada tujuh komputer dalam jaringan, setiap komputer akan terhubung dengan enam komputer lainnya.

Topologi Mesh Partially Connected

Topologi Mesh Partial Connected adalah kebalikan dari Topologi Mesh Fully Connected. Pada topologi ini, tidak semua komputer saling terhubung satu sama lain. Hanya ada beberapa komputer yang terhubung satu sama lain dalam satu jaringan, sementara yang lain tidak terhubung.

Kelebihan

Setiap hal memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, termasuk topologi mesh dalam jaringan.

Ada banyak jaringan yang tersedia, sehingga kamu dapat memilih jaringan yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu jaringan sebelum memilihnya. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan jaringan mesh.

BACA JUGA:  6 Tanda-tanda Komponen PC Rusak, Kamu Harus Tahu Ini!

Terdapat redundancy yang tinggi, sehingga jika salah satu jalur terputus, masih ada jalur alternatif yang dapat digunakan. Tidak ada titik pusat tunggal, sehingga tidak ada satu titik

Satu keunggulan utama dari jaringan mesh adalah kemampuannya untuk secara cepat mendeteksi gangguan atau kesalahan yang terjadi pada jaringan. Hal ini akan mempermudah pengguna dalam memperoleh informasi saat terjadi gangguan atau kesalahan dalam jaringan.

Jaringan mesh memiliki kemampuan untuk meningkatkan keamanan data sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Tidak akan ada penyebaran masalah jaringan ke komputer lainnya ketika menggunakan topologi mesh. Jadi, jika ada satu komputer yang mengalami masalah, komputer lainnya tidak akan terpengaruh.

Kecepatan pengiriman data menjadi lebih cepat dalam jaringan mesh karena data langsung dikirimkan melalui dedicated link ke komputer tujuan, tanpa harus melalui beberapa komputer lain terlebih dahulu.

Kekurangan

Selain mengetahui keunggulan-keunggulan yang jaringan mesh miliki, penting juga untuk memahami kelemahannya. Ini akan membantu kamu membuat keputusan yang tepat sebelum menggunakannya. Berikut adalah beberapa kekurangan yang perlu kita keahui.

Menginstal jaringan mesh menjadi sulit adalah salah satu alasan mengapa banyak orang tidak begitu tertarik untuk menggunakannya.

Jadi, bagi mereka yang belum terbiasa, sebaiknya berpikir dua kali sebelum menggunakan jaringan komputer. Atau, lebih baik jika proses tersebut dijalankan oleh para ahli di bidangnya.

BACA JUGA:  Kenalkan Chipset Intel N100 Alder Lake, Solusi Untuk Hemat Daya!

BACA JUGA: Jepang Kini Adalah Negara Dengan Internert Tercepat – Dafunda.com

Topologi mesh merupakan salah satu bentuk arsitektur jaringan yang membutuhkan pengeluaran yang besar. Hal ini karena kebutuhan akan banyak kabel yang kita perlukan untuk instalasi. Selain itu, terdapat juga biaya-biaya tambahan yang harus kita keluarkan. Jelas saja ini dapat menguras kantong!

Jaringan topologi ini tidaklah praktis untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari pengguna.

Selain mahalnya biaya pemasangan dan perawatan, ada juga proses konfigurasi ulang yang harus dilakukan untuk setiap komputer. Selain itu, alat-alatnya juga agak merepotkan.

Gambar Topologi Mesh

Berikut ini adalah gambar topologi mesh yang dapat membantu memahami bagaimana sistem ini bekerja dengan lebih mudah!

Pengertian, Jenis-jenis, Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh
Gambar Topologi Mesh (RumahWeb.com)

Jadi, dapat penulis simpulkan bahwa topologi ini merupakan struktur jaringan yang memiliki koneksi langsung antara perangkat komputer. Perangkat-perangkat tersebut hanya terhubung satu sama lain pada satu jaringan.

Topologi ini memiliki beberapa keunggulan, seperti kemampuan untuk mendeteksi gangguan atau kesalahan. Selain itu, penggunaannya dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan, sehingga masalah pada satu jaringan komputer tidak akan mempengaruhi komputer lainnya. Terakhir, topologi ini juga memiliki kecepatan yang tinggi dalam pengiriman data.

Namun, tetap ada beberapa kelemahan yang perlu kita perhatikan. Salah satunya adalah proses pemasangan yang rumit, biaya yang tinggi untuk instalasi dan perawatan, serta tidak praktis dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

JaringanKomputerTopologiTopologi JaringanTopologi Mesh

Related Posts