Banyak orang sering keliru menganggap Switch dan Hub sebagai perangkat yang serupa. Kesalahpahaman ini bisa dimaklumi mengingat bentuk dan fungsi Switch Hub yang serupa.
Hub atau network hub adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan data antara komputer menggunakan port hub yang tersedia. Switch, di sisi lain, adalah sebuah komponen komputer untuk menghubungkan sejumlah hub dan membentuk jaringan yang lebih besar.
Kedua port ini memiliki tujuan yang sama dalam membagikan data ke perangkat terhubung. Namun, prinsip kerja dari kedua port ini berbeda dalam menciptakan efektivitas jaringan.

Perbedaan Switch dan Hub
1. Kinerja Switch Yang Lebih Handal
Switch memiliki keunggulan karena menggunakan sistem seleksi berdasarkan MAC Address pada perangkat terhubung. Hal ini berbeda dengan hub yang hanya berfungsi sebagai penerima sinyal dari setiap port dan mengirimkannya kembali ketika perangkat terhubung.
2. Switch Memiliki Harga yang Lebih Mahal
Switch yang memiliki fungsi yang kompleks memiliki harga yang lebih tinggi. Sebelum membeli, detikers perlu mengetahui prioritas port transfer data yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
3. Perbedaan Cara Kerja
Hub adalah perangkat yang berfungsi untuk menerima dan mengirim sinyal listrik dari kabel yang telah terhubung. Sementara itu, switch memiliki tugas yang lebih kompleks dalam mengirim dan menerima sinyal.
Selain itu, switch juga melakukan proses informasi di layer Data Link dengan menggunakan MAC (Media Access Control) address pada setiap perangkat yang terhubung.
4. Port Switch Memiliki Jumlah yang Lebih Banyak
Perbedaan antara kedua jenis port ini dapat dilihat dengan mudah melalui jumlah jalur koneksi yang dimilikinya. Selanjutnya, Hub biasanya memiliki 4-12 jalur koneksi, sedangkan switch memiliki jumlah yang lebih banyak, yaitu sekitar 24-48 port.
5. Switch Lebih Aman
Switch adalah sebuah perangkat yang lebih aman digunakan. Dibandingkan dengan perangkat lain, switch memiliki fitur-fitur keamanan yang lebih lengkap dan canggih. Dengan menggunakan switch, pengguna dapat mengatur dan mengontrol akses jaringan dengan lebih baik.
Selain itu, switch juga mampu mendeteksi dan mencegah serangan dari luar yang dapat mengancam keamanan jaringan. Jadi, menggunakan switch sebagai perangkat jaringan dapat memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi dan membuat pengguna merasa lebih aman dalam menggunakan jaringan.
Perbedaan Fungsi Switch dan Hub
Fungsi Switch
1. Menggabungkan satu atau lebih komputer ke dalam sebuah jaringan lokal.
2. Proses pengiriman dan penerimaan data dilakukan dengan memastikan data dikirim ke tempat yang dituju dengan tepat.
3. Fitur looping avoidance mencegah data agar tidak terjebak di dalam port dan tidak dapat mencapai tujuannya.
4. Switch memiliki peran menjadi penguat sinyal dalam sebuah jaringan.
5. Menerima data atau pesan yang terhubung dan berasal dari perangkat switch.
Fungsi Hub
1. Mengatasi berbagai fitur seperti kemampuan untuk bertahan terhadap kesalahan atau memisahkan kerusakan.
2. Meningkatkan jangkauan jaringan.
3. Sebagai sebuah sistem pengelolaan yang terpusat, diagnostic adalah kumpulan informasi.
4. Meningkatkan upaya untuk meningkatkan kemampuan fleksibilitas dalam menghubungkan beberapa jenis interface, seperti ethernet, FDDI, dan token ring.
5. Bermanfaat untuk mengumpulkan informasi untuk keperluan diagnostik.
Menambah dan menghilangkan workstation.
Baca juga:


Bales ke