Sebuah keluarga di Wisconsin, Amerika Serikat, menerima sebuah hadiah yang mengejutkan menjelang Natal dari Microsoft. Perusahaan tersebut baru saja membeli sebidang tanah seluas 407 acre atau sekitar 164 hektar. Harganya sekitar USD 76 juta (Rp 1,1 triliun).
Microsoft telah memperoleh tanah tersebut dari keluarga Creuziger di Mount Pleasant, Wisconsin. Yang menarik adalah bahwa tanah tersebut juga merupakan tempat dari atraksi lokal. Yang mana mencakup kebun labu ‘Land of the Giants’ dan labirin ladang jagung seluas 9 acre.

Baca Juga:
- Microsoft Minta Kamu Segera Update Sistem, Ini Alasannya!
- CMA Curiga Microsoft Memonopoli AI Melalui OpenAI, Kok Bisa?!
- Berkat AI, Microsoft Meroket Hingga Raih Rekor Valuasi Rp 38.857 Triliun!
Kronologi Awal Microsoft Membeli tanah di wisconsin
Pada tahun 2017, pemerintah setempat menawar tanah milik keluarga Creuziger dengan harga yang lebih rendah. Tanah tersebut awalnya akan dijual ke Foxconn untuk digunakan sebagai lokasi pabrik dalam investasi senilai USD 1 miliar.
Meskipun demikian, keluarga Creuziger menolak tawaran tersebut dan memilih untuk menunggu tawaran yang lebih menguntungkan. Akhirnya, Foxconn mengurangi rencana investasinya di Wisconsin pada tahun 2021.
Pengacara keluarga David Barnes mengatakan bahwa keluarga tersebut mendoakan yang terbaik untuk desa dan Microsoft, serta berharap agar orang-orang menghormati privasi mereka. Hal ini kami kutip dari The Verge pada hari Selasa, 26 Desember 2023.
Perusahaan miliki Bill Gates ini membayar harga yang sangat mahal untuk mendapatkan tanah tersebut. Keluarga Creuziger membeli tanah tersebut dengan harga USD 174.200 pada tahun 2023, namun setelah melakukan beberapa perbaikan, harganya meningkat menjadi USD 598.400.
Kronologi Lanjutan
Perusahaan milik Bill Gates ini tidak hanya membeli tanah milik keluarga Creuziger. Namun, juga memperoleh sebidang tanah lain yang berdekatan dengan luas 641 acre dari Desa Mount Pleasant. Secara keseluruhan, perusahaan miliki Bill Gates ini mengeluarkan sekitar USD 100 juta untuk memperoleh tanah tersebut.
Microsoft berencana untuk membangun sebuah kampus pusat data di daerah Mount Pleasant. Proyek ini merupakan bagian dari investasi Microsoft yang bernilai USD 1 miliar.
Perusahaan yang Bill Gates miliki merencanakan untuk merekrut 200 orang karyawan di pusat data Mount Pleasant. Seiring berjalannya waktu, jumlah tenaga kerja di pusat data tersebut akan bertambah menjadi lebih dari 460 orang.
Baca Juga:



Bales ke