Diperkirakan bahwa versi stabil Sistem Operasi Android 14 akan dirilis pada bulan Oktober mendatang bersamaan dengan peluncuran Google Pixel 8. Android 14 akan membawa berbagai fitur baru yang sebelumnya tidak ada di Android 13. Tetapi kamu tahu tidak kalau Google tiru fitur Android 14 dari Samsung? Yuk simak berikut pembahasannya.
Ternyata, Google mengadopsi fitur baru yang sebenarnya terinspirasi dari Samsung. Fitur tersebut dikenal dengan sebutan “Maintenance Mode”.
Salah satu fitur yang ada di smartphone Samsung adalah Mode Pemeliharaan. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna untuk melindungi semua informasi pribadi mereka ketika ponsel mengalami masalah atau kerusakan.
Baca Juga:
- Ini Alasan iPhone 15 Pakai Type C Seperti di Android
- Pengguna Android Enggan Pindah ke iPhone 15 Meski Pakai USB-C
- Cara Mematikan Data Hanya untuk WhatsApp di Ponsel Android dan iPhone
- Siap-Siap Harga iPhone dan Flagship Android Makin Mahal
- Remaja Amerika Serikat Menilai HP Android Itu Untuk Orang Tua
Google Tiru Fitur Android 14 Ini dari Samsung

Fitur ini berguna untuk menjaga keamanan data pribadi sebelum ponsel diserahkan kepada tim teknisi untuk diperbaiki.
Pengguna memiliki kemampuan untuk mencegah akses ke galeri foto, pesan, dan daftar kontak. Dengan demikian, meskipun ponsel pengguna berada di bawah perawatan tim teknisi, data tersebut tetap terlindungi dengan baik.
Dalam Android 14, terdapat fitur yang disebut Repair Mode. Fitur ini dapat diaktifkan ketika ponsel sedang dalam perbaikan oleh teknisi. Fitur ini telah hadir dalam versi QPR1 Beta 1 dari Android 14.
Meskipun memiliki tujuan yang sama, teknologi yang digunakan untuk melindungi data pengguna memiliki sedikit perbedaan.
Dilansir oleh Android Authority pada tanggal 24 September 2023, Google menggunakan sistem DSU (Dynamic System Updates/Pembaruan Sistem Dinamis). Sistem ini telah diperkenalkan sejak Android 10.
Dalam konteks teknis, DSU adalah fungsi yang memungkinkan perangkat untuk mengunduh GSI (Generic System Image) ke dalam perangkat, melakukan proses booting, dan membuat partisi baru.
Pada umumnya, para pengembang aplikasi menggunakan GSI untuk melakukan uji coba aplikasi mereka. Secara sederhana, dengan menggunakan sistem ini, perangkat akan berfungsi seperti ponsel baru dengan sistem operasi yang dijalankan.
Pada dasarnya, konsep dan mekanisme kerjanya mirip dengan factory reset. Ponsel akan kembali ke kondisi awal seperti saat baru dibeli, hanya dengan aplikasi bawaan yang tersedia. Tetapi sebenarnya, data pengguna yang ada di dalamnya telah disembunyikan.
Ketika tim teknisi melakukan pemeriksaan atau perbaikan, mereka harus memastikan bahwa data atau informasi pribadi tidak dapat diakses, kecuali jika mode perbaikan telah dinonaktifkan.
Fitur Repair Mode pada versi Android 14 sedang dalam proses pengembangan. Keberadaan fitur ini memungkinkan pengguna Android selain merek Samsung untuk mendapatkan tingkat keamanan yang lebih tinggi.
Pembaharuan ini juga menunjukkan bahwa Google sangat peduli dengan keamanan dan kenyamanan data penggunanya.
Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang Google tiru fitur Android 14 dari Google. Ikuti terus Teknodaim untuk mendapatkan berita menarik lainnya.




Bales ke