Berita

Kembali Lagi, Bjorka Sebar Data Bos Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Kali Ini!

Masih belum kapok, kali ini Bjorka sebar data bos (BSSN), berupa foto KTP dan NPWP beserta informasi penting lainnya termasuk anggaran ratusan milliar. Bjorka membongkar data ini karena dia menganggap bos BSSN menjadikan dirinya sebagai sumber uang.

Dalam postingan doxing di Breached ini, Bjorka menulis “I HEARD SOMEONE JUST MADE QUITE A BIT OF MONEY BECAUSE OF ME?”. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, Bjorka mengatakan “SAYA MENDENGAR SESEORANG MENGHASILKAN SEDIKIT UANG KARENA SAYA”.

Bjorka Sebar Data Bos BSSN Karena Beranggapan Dijadikan Sumber Uang

Bjorka Sebar Data Bos Bssn Karena Beranggapan Dijadikan Sumber Uang
Bjorka Sebar Data Bos BSSN Karena Beranggapan Dijadikan Sumber Uang | Liputan6

Bersamaan dengan kritik tersebut, Bjorka menyertakan foto bos BSSN, yaitu Hinsa Siburian. Dengan postingan tersebut, dapat dipastikan bahwa Bjorka menganggap bahwa bos BSSN tersebut memang menghasilkan uang dari Bjorka.

Masih tidak diketahui bagaimana maksudnya BSSN bisa menghasilkan uang. Namun, uang yang dihasilkan sendiri sangatlah besar, yaitu sebesar Rp 624 Miliar untuk Program Anggaran BSSN tahun 2023.

Perincian dari anggaran tersebut sendiri terdiri dari Program Dukungan Manajemen Badan Siber dan Sandi Negara sebesar Rp 407.146.873.000. Terdapat juga kebutuhan lainnya, yaitu Program Keamanan dan Ketahanan Badan Siber dan Sandi Negara sebesar Rp 217.224.610.000.

Melihat data ini, Bjorka malah mengatakan “LET’S ASK THIS OLD MAN WHAT THE MONEY WILL BE USED FOR atau AYO BERTANYA KEPADA ORANG TUA INI AKAN DIGUNAKAN UNTUK APA UANGNYA”. Padahal sudah jelas-jelas di data yang dia bocorkan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk program BSSN.

Namun, tentu saja kita mengerti apa yang dimaksud oleh Bjorka, yaitu apakah uangnya benar-benar pergi ke anggaran BSSN atau tidak. Oleh karena itulah mengapa Bjorka sebar data bos BSSN, karena dia tidak percaya dengan “orang tua” ini. Namun, kita lihat saja nantinya apakah benar apa yang dikatakan oleh hacker ini.

Terlepas dari itu, juru bicara BSSN, yaitu Ariandi Putra mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika data bos BSSN milik pribadi dibocorkan. Karena pejabat publik sendiri memiliki data umum atau memang untuk dipublikasikan.

What's your reaction?

Related Posts