7 Pertanyaan yang Sering Diberikan Investor Kepada Founder Startup

in ,
Pertanyaan yang sering diberikan investor by teknodaim
Modern thin line design concept for STARTUP website banner. Vector illustration concept for business startup, new product and service development, startup company, crowdfunding.

Salah satu faktor yang sangat menyokong perkembangan Startup dalam industri dan pembangunan sektor mereka adalah Investor. Sekarang, Investor tertarik dengan Startup tahap Early Stage. Ada beberapa pertanyaan yang sering diberikan Investor.

7 Hal yang Sering Ditanyakan Investor pada Founder Startup

Berdasarkan Data Cento VC, tercatat kalau pendanaan tahap awal di pertengahan 2019 cukup signifikan dibandingkan 2016-2018 yang relatif datar pergerakannya. Alasan Investor tertarik mendanai Startup early stage hampir sama, apa saja? Yuk bahas lanjut.


1. Ide Bisnis

Pertanyaan yang sering diberikan Investor kepada Founder Startup pertama dan menjadi alasan besar mereka mau menyuntikan dana adalah keunikan ide bisnis dari Startup itu sendiri. Karena ide yang unik pasti membuahkan sesuatu yang baru.

Maka dari itu Investor mencari Startup yang menjalani bisnis dengan ide yang berbeda dari yang sudah ada banyak di pasaran. Misalnya menyuguhkan fitur baru.

Meskipun begitu, kebanyakan Investor juga lebih tertarik dengan harga layanan yang akan dipasarkan, apakah layak dan dapat diterima pasar atau tidak.


2. Sisi Founder

Hal yang sering ditanyakan Investor selanjutnya berkaitan dengan si Founder dari sebuah Startup. Mereka tentunya akan melihat latar belakang apa dan siapa si Founder. Yang dicari apa? Track Record, pendidikan, pengalaman dan sebagainya.


3. Market Size

Kemudian Market Size, yaitu seberapa besar potensi usaha Startup untuk bisa berkolaborasi atau bekerjasama dengan bisnis lain. Hal itu akan dilihat mulai dari Audiens, jumlah user, GMV, total subsribe, partner, kline dan lain sebagainya.


4. Strategi Andalan Startup

Hal kemudian yang tak kalah pentingnya adalah apa strategi dari sebuah Startup dalam menghasilkan profit. Tentunya mereka akan menjajal terlebih dahulu, seperti apa prinsip, visi dan misi Startup. Dan pengelolaan dana mereka sendiri.


Baca Juga:


5. Sisi Valuasi

Hal yang sering ditanyakan Investor selanjutnya adalah mengenai berapa Valuasi perusahaan, apakah layak untuk jadi calon partner para Investor atau tidak. Valuasi adalah harga yang ditawarkan ke pasar modal buat jadi patokan harga jual.

Misalnya sebuah Startup atau perusahaan A, mencari Investasi baru sebesar 150.000 USD, dan akan memberikan 10% saham yang mereka miliki. Tentunya, nilai Investasi yang dibutuhkan harus sesuai dengan kondisi finansialnya sendiri.

Jadi, Founder wajib berhati-hati dalam menentukan Valuasi Startup dan deal menjalani kerjasama dengan Investor. Hati-hati sebelum deal mengambil dana.


6. Inovasi Startup

Balik lagi ke topik strategi, namun kali ini adalah tentang strategi untuk pengembangan bisnis ke depan. Investor tentu akan menanyakan apa langkah sebuah perusahaan di masa mendatang setelah mereka mendapat suntikan Investasi.

Sebelum melakukan Meeting dengan Investor, persiapkan terlebih dahulu apa kira-kira yang akan ditawarkan kepada mereka. Siapkan perencanaan yang matang dalam memprediksi banyak hal yang mungkin jadi harapan para Investor.

Hitung bagaimana keadaan nanti, apa langkah lanjutan terkait urusan dana marketing, development, operation dan lain sebagainya. Dan rangkum semaunya menjadi data yang akurat agar bisa dipertimbangkan dengan baik oleh Investor.


7. Sisi Hubungan

Hal yang sering ditanyakan Investor, lebih tepatnya hal yang akan menentukan perkembangan hubungan kerjasama antara perusahaan dengan Investor adalah hubungan antara keduanya. Perlihatkan inovasi baru yang bisa dirilis ke publik.

Tentunya hubungan pribadi masing-masing dari kedua pihak juga harus terjaga. Jadilah Startup yang serius dalam bidang usaha kalian, yang bisa bermanfaat dalam pembangunan bisnis. Tentu tidak akan singkat dan mudah, butuh proses.


Victo Glend selaku Pegiat startup sekaligus angel Investor mengatakan, jangan terlalu banyak berharap untuk mendapatkan iming-iming pendanaan, tapi buktikan dulu bahwa bisnismu layak untuk menjadi the next unicorn Indonesia.


Referensi: Detik Inet

Jangan lewatkan •
10 Pengusaha Teknologi dan Pebisnis Terkaya di Dunia (Update 2019)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *