6 Jenis Virus Komputer yang Membahayakan Perangkat

Bagi mereka yang sering menggunakan komputer, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah virus komputer.

Laptop
Daftar Virus yang Paling Membahayakan Laptop atau Komputer
Komentar

Bagi mereka yang sering menggunakan komputer, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah virus komputer. Virus komputer adalah program yang dapat melakukan duplikasi atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain di dalam sistem komputer.

Seperti pada tubuh manusia, virus komputer diibaratkan sebagai penghancur sistem dalam komputer. Jika terus dibiarkan, virus dapat menyebabkan kerusakan pada sistem bahkan merusak seluruh perangkat.

Selain itu, hal ini memiliki dampak yang merugikan seperti penghapusan file, pencurian data, dan penyebaran infeksi ke perangkat lain dalam jaringan.

Virus-paling-bahaya-di-dunia 20180730 221044-1
Virus Laptop yang Paling Berbahaya

Jenis Virus Komputer yang Membahayakan Laptop

Sebagian besar virus komputer, yaitu sekitar 95%, menargetkan sistem operasi Windows. Sementara itu, sisanya menyerang sistem operasi Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Ada banyak jenis virus komputer yang dapat merusak perangkat komputer. Berikut ini adalah beberapa jenis virus komputer yang paling berbahaya.

1. Spyware

Spyware adalah jenis virus yang berfungsi untuk memonitor aktivitas komputer yang terinfeksi. Jenis ini merupakan bagian dari perangkat lunak yang memiliki iklan, yang memantau kebiasaan pengguna saat menggunakan internet untuk mengirim banyak iklan kepada pengguna.

Namun, meskipun perangkat lunak beriklan tidak terlalu berbahaya karena tidak mencuri data, spyware melakukannya dan mengirimkan data yang telah terkumpul kepada pembuatnya.

Spyware dapat menyebabkan berbagai kerugian, seperti pencurian informasi pribadi, peningkatan biaya penggunaan internet, dan memperlambat penggunaan koneksi internet.

2. Worm

Worm adalah jenis yang relatif tidak berbahaya. Namun, jika tidak Anda tangani dengan cepat, virus ini dapat dengan cepat memenuhi ruang penyimpanan dan mengancam kestabilan sistem komputer.

Virus ini memiliki kemampuan untuk mereplikasi dirinya secara cepat dan menghasilkan file-file yang tidak berguna. Dampaknya adalah memori dan hardisk akan terisi dengan virus tersebut.

Virus jenis worm ini mampu menyerang komputer melalui penggunaan email dan saat terhubung dengan jaringan internet.

3. Rogue

Rogue adalah sebuah program yang menyerupai program antivirus dan menunjukkan perilaku seperti antivirus biasa, dengan memberikan peringatan palsu tentang keberadaan virus.

Maksudnya adalah agar pengguna tertarik untuk membeli dan mengaktifkan program antivirus palsu tersebut, sehingga menghasilkan keuntungan bagi pembuat virus rogue. Selain itu, virus rogue juga dapat memanfaatkan celah keamanan dalam komputer untuk menyebarkan jenis virus lainnya.

4. Backdoor

Backdoor sering kali menyamar sebagai file yang aman, seperti permainan. Istilah “backdoor” mengacu pada cara alternatif yang dapat berfungsi untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan. Selain dari cara yang umum gunakan seperti proses logon atau autentikasi lainnya.

5. Rootkit

Rootkit merupakan sekumpulan perangkat lunak yang melalui proses perancangan untuk menyembunyikan proses, berkas, dan data sistem yang sedang berjalan di bawah sistem operasi. Awalnya, rootkit adalah aplikasi yang tidak berbahaya, namun saat ini para perusak gunakan bertujuan untuk membantu penyusup agar tindakan mereka tidak terdeteksi oleh sistem.

Rootkit hadir di beberapa sistem operasi seperti Linux, Solaris, dan Microsoft Windows. Rootkit ini sering mengubah komponen dari sistem operasi dan menginstal dirinya sendiri sebagai driver atau modul inti.

6. Virus Multipartite

Virus ini tersembunyi di dalam memori yang dapat menginfeksi sistem operasi pada program tertentu. Jika tidak segera Anda atasi, virus ini akan menyebar ke hardisk. Multipartite memiliki kemampuan menyerang komputer dengan cepat.

Hal ini dapat membahayakan kesehatan memori dan hardisk komputer. Dampaknya jika komputer terinfeksi virus Multipartite, maka hardisk akan terformat secara otomatis sehingga beberapa aplikasi tidak dapat terbuka.

Apabila virus ini telah mulai menyebar, maka ada kemungkinan komputer akan menjadi lambat dan banyak program yang tidak bisa Anda akses. Membersihkan atau melakukan pemindaian rutin dengan antivirus yang biasa Anda gunakan, tidak akan cukup efektif untuk mengatasi virus ini.

Salah satu langkah yang dapat Anda lakukan adalah dengan menginstal ulang sistem operasi pada komputer dan melakukan format ulang pada hardisk komputermu.

Baca juga:

Lanjut baca

Asus Tuf Gaming F15 (laptopmedia)
Laptop

Asus TUF Gaming F15 Hadir dengan Performa yang Anti Ngadat

11 Maret 2024Suhartanti Siswanto5 mnt baca

Laptop Asus TUF Gaming F15 (FX507)-FX507ZV4-I746K6G-O menawarkan kinerja yang tangguh dan lengkap dengan harga yang terjangkau, membuatnya menjadi pilihan yang […]

Baca selengkapnya