Ada indikasi yang kuat bahwa TikTok akan meluncurkan kembali TikTok Shop. Hal ini karena perusahaan asal China ini sedang mencari karyawan untuk mengisi posisi jabatan dalam layanan dagang mereka. Munculnya TikTok Shop kembali disebut-sebut sebagai hasil dari antara TikTok dan GoTo Gabung.
Baca Juga:
- Oniga Town of the Dead, Game Viral TikTok 2023 – Dafunda.com
- Lirik Lagu Smooth Operator Milik Sade yang Viral di TikTok – Dafunda.com

Penilaian Hargo Utomo, Akademisi UGM Soal TikTok Shop
Tentang hal itu, menurut Hargo Utomo, Penting untuk memperhatikan tindakan penggabungan keduanya dari berbagai sudut.
Salah satu hal yang perlu kita perhatikan adalah mengenai kepemilikan dan keamanan data pengguna atau konsumen. Dia memperingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam melindungi data. Karena ada kemungkinan data transaksi masyarakat diambil dan dkendalikan oleh pihak asing.
Hal yang harus kita perhatikan lagi adalah kepemilikan data dan keamanan data. Menurut Hargo, Undang-Undang perlindungan data pribadi akan kehilangan artinya jika kepemilikan data dan akses terhadap transaksi data dikelola pihak asing.
Hargo tidak kaget, jika perusahaan asal cina itu akan kembali ke Indonesia. Menurutnya, TikTok menyadari potensi pasar yang besar di Indonesia yang bisa mereka manfaatkan.
Karenanya, dia berharap pemerintah dapat memantau dengan seksama rencana bisnisnya itu. Karena, menjaga keamanan data konsumen adalah hal yang sangat krusial bagi negara.
Hargo menyatakan bahwa sebagai pengatur, pemerintah harus segera melaksanakan tugas pengawasan terhadap aliran uang dan barang melalui e-commerce. Hal itu demi kepentingan dan kedaulatan nasional.
Joko Widodo: Pentingnya Keamanan Data
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah mengingatkan tentang pentingnya keamanan data. Yang saat itu menjadi perhatian karena adanya ProjectS yang TikTok katakan sebagai program yang mereka kembangkan.
Presiden Jokowi mengungkapkan rasa kagetnya setelah mengetahui tentang sebuah aplikasi yang mampu menarik minat 123 juta orang dalam waktu singkat karena adanya pembelian yang sangat besar-besaran. Ia memberikan perhatian khusus perihal keamanan data dan perilaku konsumen Indonesia. Yang mana mereka anggap sudah terpengaruh oleh taktik harga rendah yang merugikan.
“Janganlah kita mau masuk ke dalam kolonialisme dalam era modern ini. Tanpa kita sadari, kita telah sudah terjajah secara ekonomi,” ujar Jokowi ketika memberikan arahan dalam program pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Rabu (4/10/2023).
Baca Juga:



Bales ke