Baru-baru ini, komunitas game online PC dan mobile sedang ramai membicarakan kebijakan terbaru yang berlaku di China. Draft kebijakan game online tersebut membahas tentang larangan-larangan yang pemerintah setempat berlakukan terkait fitur-fitur seperti daily login, battle pass, dan lain-lain.
Kebijakan ini telah memicu berbagai tanggapan dari para pemain game dan juga berdampak langsung pada perusahaan-perusahaan seperti Tencent dan NetEase di China, yang mengalami penurunan yang signifikan dalam saham mereka. Pemerintah China telah merespon hal ini dengan memberikan pernyataan mengenai kebijakan tersebut.

Baca Juga:
- Benarkah Draft Kebijakan Game Online di China Sudah Dicabut?
- Data Game Marvel Wolverine Bocor, Simak Penjelasannya!
- Steam Meluncurkan Fitur Privasi Game, Simak Penjelasannya!
Tanggapan Resmi Pemerintah China
Pemerintah China memberikan tanggapan resmi terhadap protes yang muncul serta dampak dari draft kebijakan game online terhadap industri video game di negara tersebut.
Berdasarkan laporan dari National Press and Publication Administration, pemerintah China akan secara serius memperhatikan tanggapan industri video game. Serta berencana untuk memperbarui draft yang telah mereka buat sebelumnya.
Menurut pernyataan dari pihak yang bertanggung jawab di Administrasi Pers dan Penerbitan Nasional, adanya draft kebijakan game online ini bertujuan untuk melindungi. Selain itu, juga untuk meningkatkan kemakmuran dalam industri permainan video daring.
Tujuan Dibuatnya Draft Kebijakan Game Online
Tujuan dari ini adalah untuk mengatasi masalah akses bisnis game online dengan memberikan beberapa aturan yang tertuang dalam rancangan. Tujuannya agar dapat mendorong implementasi serangkaian tersebut.
Adanya draft kebijakan game online dengan tujuan untuk melindungi anak-anak di bawah umur serta hak dan kepentingan konsumen. Proses penyusunan draft ini akan melibatkan partisipasi dari departemen terkait. Seperti asosiasi, perusahaan, dan pihak-pihak yang terkait lainnya untuk mendapatkan masukan yang beragam.
Penutup
Mereka juga menyatakan kesiapannya untuk mendengar pendapat dan saran dari masyarakat agar dapat melakukan perbaikan pada draft tersebut. Tindakan ini sesuai dengan penjelasan yang telah tertera dalam draft.
Sementara itu, pada saat yang sama, Pemerintah China memberikan pernyataan mengenai rancangan kebijakan tersebut. Kabarnya bahwa sudah ada 105 judul permainan video (tanggal 27 Desember) yang telah mendapatkan izin di sana. Jika melihat format izinnya, hal ini membuat saya teringat akan izin PSE yang ada di Indonesia.
Pemerintah China sedang mempertimbangkan untuk merevisi draft kebijakan game online yang telah menuai banyak protes. Bahkan, yang berdampak negatif pada industri video game. Bagaimanakah keputusan akhir mengenai draft tersebut?
Baca Juga:



Bales ke