Hacker sejatinya adalah istilah untuk menyebut seseorang yang ahli menyelidiki masalah atau Bug yang ada pada sistem, entah itu di software atau yang lebih besar seperti sistem operasi. Gimana kalau ada yang namanya kompetisi Hacker?
Yap, sejumlah Hacker White Hat di China contohnya. Mereka berkumpul di kota Chengdu dan disanalah ada kompetisi Tianfu Cup, kompetisi hacking terkenal di China. Ajak tersebut diadakan selama dua hari, dari mulai 16 dan 17 November.
Kompetisi Bobol Chrome
Mereka berkompetisi untuk menjajal celah zero days di beberapa aplikasi populer di dunia, termasuk browser Google Chrome. Tujuan dari kompetisi Hacker itu sendiri adalah untuk mencari celah keamanan yang belum pernah terungkap.
Jika para peserta bisa menemukan celah untuk menyusupi aplikasi, mereka akan mendapatkan poin yang kemudian ditukar dengan hadiah uang tunai bagi yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak. Tianfu Cup bukan ajang sembarangan.

Selain itu, uang bukan satu-satunya hal yang memotivasi mereka untuk mengikuti kompetisi orang-orang handal itu. Pemenangnya yang pasti akan mendapat reputasi sangat baik. Ajang di China tersebut mirip dengan kompetisi Pwn2Own.
Tahun lalu, tim dari China selalu mendominasi Pwn2Own, tim yang juara juga selalu berbeda setiap tahunnya. Sayangnya di awal 2018, pemerintah China melarang peneliti keamanan untuk berpartisipasi di kompetisi hacking luar China.
Penutup
Tianfu Cup sendiri pertama kali diadakan pada musim gugur 2018 lalu, acara ini terbilang sukses. Para peneliti keamanan telah berhasil meretas aplikasi seperti Edge, Chrome, Safari, iOS, Xiaomi, Vivo, VirtualBox, dan lainnya. Hebat banget ya.
Berhasil bobol Chrome CS bukanlah perkara yang mudah, buat kalian yang tergolong Bug Bounty jangan mau kalah dong! Harus berani unjuk gigi juga.
Sumber: Detik Inet

Bales ke