Setelah serangan darat yang dilakukan militer Amerika Serikat yang menewaskan salah satu petinggi Iran, konflik keduanya saat ini semakin mendidih. Yang lebih Mengerikannya lagi, Iran hadiahkan 1 Triliun untuk yang bisa melakukan hal ini.
Yang dimaksud adalah bagi yang bisa memenggal kepala Donald Trump, presiden Amerika Serikat saat ini. Sebelumnya mereka memberikan cap bahwa presiden itu seorang teroris, lebih memanas lagi saat Trump memposting sesuatu di Twitter.
Iran dan Amerika Serikat
Sebelumnya Donal Trump sempat memposting gambar bendera Amerika Serikat di Twitter, seolah-olah mengibarkan bendera mereka bahwa mereka adalah yang terkuat. Bahkan ia meminta anggota kongres untuk mengikuti hal di postingan itu.
Namun ternyata ajakan dan Trump itu dianggap melanggar memarginalkan pihak kongres. Prosesor Yale Law School Oona Hathaway berpendapat tweet Trump melanggar beberapa undang-undang, bahkan Trump dianggap menyalahgunakan.

Kembali ke topik hadiah tadi, Iran menyiapkan imbalan uang sebesar 80 juta USD atau setara 1,1 Triliun Rupiah untuk yang bisa mendapatkan kepala presiden ke-45 itu. Ingat! Pengumuman ini disampaikan secara resmi dalam sebuah pidato.
Diumumkan pada saat pemakanan Jenderal Iran Qasem Soleimani yang disiarkan di televisi. Dalam hal ini, Iran juga seperti akan benar-benar akan membalas dengan kematian Soleimani dengan menyerang langsung ke Gedung Putih.
Sebagai informasi, Soleimani sebelumya sudah menerima sanksi dari AS di tahun 2007. Kemudian Mei 2019, Washington melabeli Revolutionary Guards, beserta dengan seluruh bagiannya, sebagai organisasi teroris. Iran hadiahkan balasan.
Kita tidak akan tau seperti apa kelanjutan dari persoalan ini, semoga keduanya bisa mendapatkan jalan damai dan WWIII tidak terwujud, kamu juga setuju kan?
Sumber: CBNC Indonesia

Bales ke