Bisnis Ponselnya Kandas, Bos BlackBerry Sebut Ini Sebabnya

BeritaGadget
Komentar

Kalau kamu adalah salah satu pengguna ponsel-ponsel lawas seperti Nokia, Motorola atau raja ponsel pada jamannya pasti tau dengan ponsel BlackBerry. Sekarang BlackBerry kandas seperti lenyap ditelan bumi, sudah tak bersaing lagi.

Sekarang BB seperti menyerah bersaing di pasaran karena sudah digantikan oleh kekuasaan baru oleh ponsel-ponsel layar sentuh yaitu iPhone dan Android. CEO Blackberry membahas singkat mengenai hal tersebut, seperti apa itu? Simak ya.

Kata CEO BB

Untuk saat ini, BlackBerry lebih fokus pada bisnis keamanan yang sejak dulu memang seperti jadi tujuan atau impian utama mereka. Hal itu mulai difokuskan ketika merilis ponsel dengan keyboard fisik qwerty dan BlackBerry Messenger.

John Chen yang merupakan sosok CEO, mengatakan kalau iPhone dan deretan ponsel Android sebenarnya tidak lebih baik dari BlackBerry, dalam hal ini tentu termasuk juga soal keamanan. Kira-kira mengapa sekarang BlackBerry kandas?

Penyebab blackberry kandas by teknodaim
Foto Kantor Blackberry | Wikipedia

John Chen mengatakan kalau saat mereka dulu diserang oleh Apple dan Google, ia menganggap kalau keamanan ponsel-ponsel mereka berbeda, Blackberry punya keamanan yang lebih baik. Sayangnya pengguna lebih memilih ponsel layar sentuh.

Ketika iPhone dan Android hadir di pasaran sebagai ponsel berteknologi layar sentuh dan punya dukungan aplikasi yang banyak, itulah yang membuat BlackBerry kesulitan untuk melampaui keduanya. Akhirnya BlackBerry kandas.


Bagaimana Produksi Sekarang?

Sekarang, ponsel-ponsel Blackberry juga merupakan bagian dari smartphone layar sentuh. Namun produk mereka yang sekarang beredar adalah buatan pihak ketiga, yaitu TCL, yang mendapatkan lisensi dari mereka.

Dipimpin oleh Chen sebagai sang CEO, mereka sekarang menyediakan software untuk perangkat-perangkat lain seperti kendaraan, drone, pembangkit listrik dan juga stasiun luar angkasa, tidak memproduksi ponsel lagi seperti Blackberry dulu.

Sebagai informasi, hal tersebut sudah terjadi mulai sejak 6 tahun silam. Bukan hanya Blackberry saja, tapi Ericsson dan Motorola juga mengalami nasib yang sama. Sekarang tinggal Android dan iOS yang bersaing di pasaran ponsel besar.


Sumber: Detik Inet

Lanjut baca

Indonesia adalah salah satu negara yang melakukan pemblokiran atau pembatasan akses layanan internet yang dianggap tidak layak untuk diakses oleh pengguna umum. Pemblokiran akses internet itu…

Baca selengkapnya