Blat Hat Hacker semakin sering melakukan aksinya menggunakan metode-metode baru yang lebih masif, setelah sebelumnya sudah terdeteksi aplikasi-aplikasi yang punya program peretas terselubung, terdeteksi lagi ada aplikasi berbahaya yang lain.
Masih serupa, dimana pembuat atau pihak yang menyematkan program tersebut mengusung Virus Spyware supaya bisa menyelinap ketika aplikasinya diinstal oleh pengguna. Data rekening, data email dan data pribadi lainnya jadi taruhan.
Spyware Seperti Apa?
Dikutip dari CBNC Indonesia, Trend Micro yang merupakan seorang peneliti mengatakan kalau Spyware tersebut bisa dengan cepat mengakses data-data penting dengan memata-matai pengguna setiap saat. Kapan pun dimana pun.
Sebagai informasi, Facebook dan WhatsApp beberapa waktu lalu akhirnya berurusan dengan virus ini dan menyebabkan setidaknya ada 1.000 pengguna mereka yang datanya berhasil dicuri. Terbaru, ditemukan ada 3 aplikasi serupa.

Aplikasi-aplikasi yang dimaksud bisa ditemukan dengan mudah dan ada di posisi teratas pencarian Play Store. Sebaiknya kamu lebih berhati-hati lagi ketika melihat rekomendasi aplikasi yang sumber dan keamanannya tidak pernah dikenali.
Aplikasi berbahaya bukan hanya melucuti satu data saja, tetapi semua yang bisa mereka jangkau. Termasuk data pesan di WeChat, Outlook, Twitter, Yahoo Mail, Facebook, Gmail, dan bahkan data-data yang tercatat di history Google Chrome.
3 Nama Aplikasi Spyware
Masih berdasarkan dari sumber yang sama CBNC Indonesia, aplikasi-aplikasi yang dimaksud sudah beroperasi aktif sejak Maret tahun lalu. Ketiganya adalah:
- Camero
- FileCrypt
- CallCam
Ketika mendapat rekomendasi aplikasi dari sistem atau dari siapapun, lihat dulu sumber pengembang, rating dan bila perlu riset dulu di Google mengenai informasinya. Atau kamu bisa melakukan antisipasi dengan menginstal antivirus.
Sumber: CBNC Indonesia




Bales ke