Kebiasaan Sepele Penyebab HP Cepat Rusak – Perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, dan alat elektronik pribadi lainnya kini berfungsi sebagai pendukung penting dalam aktivitas sehari-hari. Penting untuk merawatnya agar tetap awet dan tidak mudah rusak. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari dapat mempercepat kerusakan dan mengurangi umur pakai perangkat tersebut.
Waspada! 10 Kebiasaan Sepele Penyebab HP Cepat Rusak

Perhatikan 10 kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar ponsel Anda tetap tahan lama, terhindar dari kerusakan, dan berfungsi dengan optimal:
1. Menggunakan Kabel Pengisi Daya yang Murah
Menurut informasi dari Asurion yang dirilis pada Jumat (2/1/2025), menggunakan kabel pengisi daya yang kualitasnya buruk dapat menyebabkan arus listrik tidak stabil. Selain memperlambat pengisian daya, hal ini juga bisa merusak port charger dan mempercepat penurunan kualitas baterai, terutama jika kabel sering dibengkokkan atau tarik.
2. Membiarkan Baterai Terlalu Sering Habis
Membiarkan baterai sampai 0% secara teratur dapat mempercepat penurunan kualitas baterai lithium-ion. Sebaiknya, isi ulang baterai sebelum levelnya mencapai di bawah 30% untuk memperpanjang umur baterai.
3. Mengisi Daya Sepanjang Malam
Mengisi daya selama semalaman sampai baterai terisi penuh secara berulang dapat mengurangi umur baterai, terutama pada perangkat yang lebih tua dan tidak dilengkapi dengan fitur pengaturan pengisian otomatis. Sebaiknya, tingkat baterai dipertahankan dalam rentang 40% hingga 80% untuk memastikan kinerja yang optimal dalam jangka panjang.
4. Lupa Me-restart Perangkat
Tidak sering mematikan atau merestart perangkat dapat mengakibatkan penumpukan beban pada sistem. Melakukan restart secara rutin dapat menyegarkan memori, menutup aplikasi yang bermasalah, serta mengurangi penggunaan daya yang berlebihan.
5. Tidak Menggunakan Casing atau Pelindung
Memakai perangkat tanpa pelindung dapat meningkatkan kemungkinan kerusakan akibat jatuh, benturan, atau tumpahan cairan. Penggunaan casing dan pelindung layar dapat membantu menjaga perangkat tetap dalam kondisi baik.
6. Terlalu Sering Digunakan di Dalam Air
Menurut PCMag, meskipun beberapa perangkat dilengkapi dengan kemampuan tahan air, kontak dengan air secara berulang tetap dapat mengancam keutuhan komponen di dalamnya. Selain itu, air laut dan air kolam renang bisa mempercepat proses korosi pada bagian dalam perangkat.
7. Mengabaikan Pembaruan Sistem dan Aplikasi
Mengabaikan pembaruan sistem operasi dan aplikasi dapat membuat perangkat menjadi lebih rawan terhadap ancaman keamanan dan kesalahan. Pembaruan secara berkala biasanya menyediakan peningkatan kinerja serta perbaikan keamanan yang esensial untuk menjaga keamanan data pengguna.
8. Mengabaikan Keamanan Digital
Mengambil aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya atau mengabaikan pengaturan keamanan dapat menciptakan celah untuk serangan siber. Risiko malware tidak hanya mengancam data pribadi, tetapi juga bisa mempengaruhi kinerja perangkat secara keseluruhan.
9. Terpapar Suhu Ekstrem
Menggunakan perangkat elektronik di lingkungan dengan suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat merusak baterai dan tampilan layarnya. Misalnya, berada di dalam mobil yang terparkir di cuaca panas dapat menyebabkan penurunan kapasitas baterai secara signifikan dalam jangka waktu yang lama.
10. Menyimpan Ponsel di Saku Celana
Menempatkan ponsel dalam saku celana dapat berisiko menyebabkan perangkat mengalami tekanan dan melengkung, terutama pada ponsel yang memiliki desain ramping. Selain itu, suhu tubuh bisa mempercepat proses pengosongan baterai. (Angela Keraf)
Baca Juga:
- 20 Prompt Gemini AI Foto di Kafe Estetik Viral
- Era Baru Agentic AI Dimulai: AI Kini Bisa Bertindak Mandiri, Bukan Hanya Otomasi
- 10 Rekomendasi HP Harga 3 Jutaan Terbaik Oktober 2025
Nah, itulah pembahasan tentang Waspada! 10 Kebiasaan Sepele Penyebab HP Cepat Rusak. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Teknologi, Gadget, Internet, Tips, Tutorial dan update harian lainnya, pastikan Kamu mengikuti akun resmi Teknodaim di Youtube, Facebook, Instagram, dan TikTok.
Bales ke