Akun yang mengirimkan spam di Twitter semakin menjadi-jadi dengan mempromosikan konten yang berhubungan dengan pornografi. Bahkan, akun-akun tersebut dapat masuk ke dalam pesan langsung (DM).
Menurut laporan dari Bleeping Computer, akun-akun tersebut terdeteksi oleh kelompok riset keamanan yang dikenal sebagai MalwareHunterTeam. Dalam tangkapan layar yang diposting, terlihat bahwa akun resmi MalwareHunterTeam mendapatkan pemberian likes dari sembilan akun bot yang berkaitan dengan konten porno.
“Kami juga mengalami hal serupa dengan pakar IT berbasis di Inggris bernama Mikel Garcia. Kami membagikan tangkapan layar yang berisi akun yang mengirimkan pesan langsung penawaran “kerja paruh waktu” kepadamu.”
Walaupun Twitter sudah menghentikan akun-akun bot, perusahaan yang dimiliki oleh Elon Musk masih dianggap belum melakukan tindakan yang cukup untuk menyelesaikan masalah ini.
“Walaupun saya sempat berbicara dengan percaya diri bahwa saya akan menghilangkan semua akun bot sebelum saya resmi membeli platform ini. Jika penawaran Twitter kami berhasil, kami akan mengatasi akun spam atau bot,” kata Musk tahun lalu.”
Elon Musk Paling Muka dengan Spam Pornografi di Twitter
Sedihnya sampai sekarang, Musk belum menawarkan solusi yang signifikan.
Sebaliknya, selama minggu ini, Musk malah mengumumkan pembatasan akses konten bagi pengguna.
Musk menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk menghadapi ‘tingkat yang sangat tinggi’ dari pengambilan data dan manipulasi sistem.
“Kamu harus segera meningkatkan batas menjadi 8.000 [post per hari] untuk yang sudah diverifikasi, 800 untuk yang belum diverifikasi [post per hari], dan 400 untuk pengguna baru yang belum diverifikasi [post per hari],” saya sampaikan di akun Twitter pribadi, pada hari Minggu (2/7).

Tidak banyak waktu berlalu, Musk mengubah kembali jumlahnya menjadi 10 ribu untuk akun yang sudah diverifikasi dan 1.000 untuk akun yang belum diverifikasi, serta 500 untuk akun baru dan belum diverifikasi.
Karena perubahan ini, sangat banyak pengguna Twitter yang marah dan banyak juga hastag viral di Twitter berkat keributan ini. Pengguna Twitter berkata “bukannya bagusin Twitter, kaya ngehapusin akun-akun spam pornografi di Twitter, malah ngerusak ini platform dengan cara ngebuat pengguna sengsara, ungkapnya.




Bales ke