Mesin Pencari Samsung, Google Niatnya Akan Diganti dengan Bing

Dan

Dan

Mesin pencari Samsung, Google niatnya akan diganti dengan Bing, karena fitur baru yang dibawakan oleh browser buatan Microsoft itu, yaitu AI.

Mesin Pencari Samsung, Google Niatnya Akan Diganti Dengan Bing

Mesin Pencari Samsung, Google Niatnya Akan Diganti dengan Bing | Teknogram

Dunia teknologi sempat dihebohkan dengan rumor pada bulan lalu bahwa Samsung, produsen ponsel terkenal, mungkin akan mengganti Google dengan Microsoft Bing sebagai mesin pencari default pada ponsel Galaxy. Kehadiran Bing yang semakin terintegrasi dengan ChatGPT, Chatbot AI percakapan, mengancam dominasi lama Google di pasar mesin pencari.

Baru-baru ini terdengar kabar bahwa Samsung memutuskan untuk menunda rencana mereka dan memberikan bantuan pada Google. Meskipun begitu, persaingan antara kedua perusahaan besar dalam hal dominasi mesin pencari mobile belum berakhir, dan keduanya sudah bersiap untuk menghadapi persaingan yang ketat.

Mesin Pencari Samsung, Google Niatnya Akan Diganti dengan Bing
Google vs Bing | Technologi Review

Kekhawatiran muncul mengenai kekuatan monopoli Google selaku mesin pencari paling banyak dipakai di seluruh dunia. Menurut berita dari Gizmochina (21/5), kerjasamanya dengan Samsung telah menghasilkan pendapatan sekitar $3 miliar setiap tahun.

Jika Samsung dan mungkin juga Apple pergi dan tidak lagi bekerja sama dengan Google, maka Google berpotensi kehilangan pendapatan tahunannya sebanyak $20 miliar. Karena Samsung adalah mitra penting Google di berbagai bisnis, maka keputusan untuk bekerja sama dengan Bing akan berdampak besar bagi kedua perusahaan.

BACA JUGA:  Samsung Rilis LPDDR5X Baru, Memori Terkencang untuk Ponsel dan AI

Alasan Mesin Pencari Samsung Ingin Diganti

Microsoft Bing unggul dari Google karena memiliki ChatGPT, sebuah chatbot AI yang dikembangkan oleh OpenAI. Integrasi dengan ChatGPT membuat Bing menjadi lebih pintar dan lebih kompetitif di pasar mesin pencari.

Google menyadari ancaman ini dan kini berusaha meningkatkan teknologi AI-nya dengan merilis mesin pencari baru. Meskipun chatbot buatan Google sendiri, Bard, belum sepopuler ChatGPT, perusahaan tetap berkomitmen untuk memodernisasi pengalaman mesin pencarinya.

Di banyak negara, Google mengontrol lebih dari 90% pangsa pasar, dan ini menimbulkan keprihatinan tentang kekuatan monopoli mereka. Ada upaya investigasi dan tuntutan hukum untuk menyelesaikan masalah ini, tetapi Google masih mendominasi industri mesin pencarian. Kehadiran Bing, yang didukung oleh teknologi ChatGPT, menjadi topik diskusi tentang persaingan dan kesejahteraan konsumen.

Mesin Pencari Samsung, Google Niatnya Akan Diganti dengan Bing
Fitur Terbaru Bing, ChatGPT | Nesabamedia

Persaingan antara Google dan Bing dalam hal dominasi mesin pencarian di perangkat seluler semakin menarik dengan hadirnya Samsung yang sebelumnya mempertimbangkan Bing sebagai mesin pencari utamanya. Meskipun Samsung sekarang menunda keputusannya, persaingan tetap sengit bagi Google.

BACA JUGA:  Samsung Galaxy Tab Active5, Tablet Tangguh untuk Produktivitas

Dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT ke dalam mesin pencari, kini terbuka era persaingan baru. Pengalaman pencarian yang dipersonalisasi menjadi semakin penting di masa ini. Google sedang berada dalam situasi yang berat, dalam persaingan ketat dengan Bing untuk mempertahankan posisi di pasar mesin pencari berbasis AI.

Kemungkinan masa depan di dunia mesin pencarian sangat menarik, terutama dengan persaingan antara Google dan Bing dalam memperebutkan perhatian dan kepercayaan pengguna melalui fitur-fitur inovatif berbasis AI dan pengalaman pencarian yang disesuaikan dengan preferensi individu.

BingGooglesamsung

Related Posts