Microsoft Akan Kembali Merilis Update Untuk Windows 7, Lah?

BeritaWindows
Komentar

Sebelumnya, Microsoft sudah menetapkan tanggal pemberhentian dukungan atau update software untuk salah satu OS lawas mereka yaitu Windows 7. Namun kini induk OS terpopuler itu melakukan hal bertolak belakang, Microsoft ngeprank?

Pasalnya, Microsoft mengungkap kalau mereka akan merilis versi pembaruan, yang artinya Windows 7 akan mendapatkan dukungan baru lagi. Tentunya hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan, banyak pengguna yang mempengaruhi.

Bug di Windows 7

Pembaruan yang disebut Microsoft adalah yang terakhir, sudah dirilis pada awal tahun 2020 kemarin. Namun sekarang mereka terpaksa kembali harus memilih keputusan untuk memperbaruinya. Salah satu alasannya adalah ditemukan Bug.

Masalah yang dimaksud adalah Wallpaper yang jadi aneh di pengguna Windows 7. Karena setelah menginstal KB4534310, maka Wallpaper pengguna akan blank jadi layar hitam ketika pengaturan program tersebut dijalankan ke Stretch.

Microsoft ngeprank by teknodaim
Foto Wallpaper | Getwallpapers.com

Ketika pengguna menjalankan setelan Wallpaper pada opsi Stretch, maka layar akan berubah menjadi tampak hitam saja alias Blank. Microsoft mau tak mau harus ambil tindakan dan kembali berurusan dengan produk Windows lawas.

Masalahnya sejauh ini hanya pada fitur Stretch saja, untuk setelan penerapan Wallpaper dengan opsi lain tak ada masalah normal-normal saja. Padahal Microsoft sudah mengumumkan tidak akan memberikan dukungan lagi loh.

Namun untuk membuat pengguna yang masih betah dengan Windows 7 mereka itu, maka Microsoft mau memperbaikinya padahal mereka sudah mengumumkan ada pembayaran jika ingin mendapat dukungan software atau keamanan baru.

Mungkin satu kali pembaruan ini bukanlah bentuk dari Microsoft ngeprank, melainkan benar-benar adalah dukungan terakhir dari mereka. Nah kalau menurut kamu gimana, tulis dong pendapatnya di kolom komentar bawah ini.


Sumber: Detik Inet

Lanjut baca

Sesuai dengan kabar yang beredar saat ini, Wabah Virus Corona bukan hanya terjadi dan didapati di China saja. Pengidapnya bahkan diduga telah sampai di area Indonesia,…

Baca selengkapnya