Puluhan BTS 5G Dibakar Gara-Gara Hoax Corona

Muhammad Solihin

Muhammad Solihin

Sebelum ngebahas soal puluhan Tower 5G yang dibakar masyarakat, Teknodaim mau ngasih tau nih kalau kita sekarang punya Channel YouTube. Dimana disana tersedia berbagai konten video Tutorial, Review dan lain-lain, jadi klik tombol Subscribe ya. Hoax yang menyebar soal Pandemi Corona menyebabkan banyak masalah, salah satu yang terbesar adalah terbakarnya tower-tower yang merupakan fasilitas jaringan 5G. Bahkan ternyata tak sedikit […]

Puluhan Tower 5g Dibakar By Teknodaim

Sumber Foto BTS | 5G.security

Sebelum ngebahas soal puluhan Tower 5G yang dibakar masyarakat, Teknodaim mau ngasih tau nih kalau kita sekarang punya Channel YouTube. Dimana disana tersedia berbagai konten video Tutorial, Review dan lain-lain, jadi klik tombol Subscribe ya.

Hoax yang menyebar soal Pandemi Corona menyebabkan banyak masalah, salah satu yang terbesar adalah terbakarnya tower-tower yang merupakan fasilitas jaringan 5G. Bahkan ternyata tak sedikit BTS atau tower wadah 5G yang mengalami hal tersebut.

Banyaknya BTS yang Dirusak Warga

Di negara Inggris, terhitung kurang lebih ada sekitar 77 BTS yang rusak ataupun dibakar akibat orang-orang termakan isu berita sesat. Awal serangannya dimulai pada awal bulan April lalu dan sejak itu serangannya terus terjadi di beberapa kota Inggris.

Parahnya lagi, orang-orang yang melakukan penyerangan pada tower juga melakukan serangan verbal dan fisik kepada 40 pegawai di sebuah operator Inggris. Penulis juga merasa penting untuk menyampaikan bahwa 5G tidak ada kaitannya dengan Corona.

Puluhan BTS 5G Dibakar Gara-Gara Hoax Corona
Foto Salah Satu Tower di Inggris | Fr24news.com

Soal puluhan tower 5G yang dibakar, rupanya bukan hanya terjadi di negara Inggris saja. Kejadian serupa juga terjadi di Kanada dan Belanda, bahkan diantaranya masih berstatus sebagai calon wadah untuk teknologi ataupun penerima jaringannya 5G.

BACA JUGA:  YouTube Bikin Fitur Untuk Cek Kebenaran Berita Soal Corona

Sebelumnya Hoax 5G yang bisa memicu bahkan disebut sebagai penyebab meluasnya wabah Corona beredar luas di media sosial. Untuk meminimalisir dan mencegahnya penyebarannya lebih jauh lagi, sosmed-sosmed tersebut mengambil tindakan tegas.

Facebook sudah menghapus grup yang menjadi komunitas para perusuh dan penyebar berita sesat, YouTube membatasi ataupun menghapus teori-teori konspirasi sesat perihal Pandemi. Begitupun Twitter juga memberlakukan tindakan yang serupa.

Penulis juga berharap para netizen sekalian bisa membedakan mana informasi yang bisa dipercaya dan mana informasi dari media asal-asalan yang tidak boleh dipercaya. Jaga kesehatan dan patuhi peraturan yang sudah dibuat oleh Pemerintah saat ini, oke.

5GBerita HoaxCoronaHoaxWabah Corona

Related Posts