Gokil! Mahasiswa Ini Jalankan OS Linux di Google Drive

Seorang pelajar yang sedang belajar ilmu komputer di Universitas Purdue di Indiana, Amerika Serikat, berhasil mengubah sebuah Linux agar dapat berfungsi dari Google Drive.

BeritaLinux
Linux
Komentar

Seorang pelajar yang sedang belajar ilmu komputer di Universitas Purdue di Indiana, Amerika Serikat, berhasil mengubah sebuah Linux agar dapat berfungsi dari Google Drive.

Tentu, keberhasilan ini membuat potensi pengembangan Linux bisa lebih tinggi lagi. Walau begitu, masih ada beberapa hal yang menjadi penghambat mengenai fungsi Linux di media penyimpanan. Lantas, seperti apa detailnya? Yuk simak ulasan dari Teknodaim berikut ini. Bagikan juga artikel ini ke rekan kalian agar mereka tidak ketinggalan informasi menarik lainnya.


Berawal dari tantangan teman

Linux Google Drive
Linux Google Drive

Ersei, seorang mahasiswa, merasa tertantang setelah temannya berhasil mem-booting Linux melalui Network File System. Ersei tidak ingin kalah dan mencoba untuk menjalankan Linux melalui Google Drive.

Ersei mengungkapkan keinginannya untuk membuktikan kemampuannya dalam membuat sesuatu yang lebih sulit, lebih baik, lebih cepat, dan lebih kuat. Pada awalnya, ide tersebut mungkin terlihat tidak mungkin untuk ia lakukan. Sebab, Google Drive sebenarnya hanya mampu untuk menyimpan dan membagikan file, bukan untuk menyimpan seluruh sistem operasi.

Meskipun Ersei tidak putus asa, dia menggunakan pengetahuannya dalam mengembangkan Linux untuk menjalankan rencananya. Dia membuat Filesystem in Userspace (FUSE) RAM disk yang dapat menampilkan semua komponen penting dari sistem operasi, aplikasi, dan program jaringan dari Google Drive saat OS tersebut menyala.

Mengurus sysmlinks dari Google Drive bisa menjadi proses yang sangat sulit dan seringkali menimbulkan berbagai masalah.

Setelah menyelesaikan kode-kode yang ada, Ersie menghidupkan laptop yang tidak memiliki penyimpanan lokal. Dan hasilnya luar biasa. Laptop tersebut berhasil menyala setelah Ersie melakukan pengaturan untuk Ethernet, layar, dan jaringan melalui file EFI unified. Laptopnya berhasil masuk ke desktop Arch Linux yang di-booting dari Google Drive.

Namun memang, pada saat ini kinerjanya sangatlah lambat dan terdapat banyak masalah seperti izin dan atribut yang rusak. Meskipun demikian, setidaknya laptop tersebut masih bisa mereka gunakan. Ersie menyatakan bahwa penemuannya bisa berguna untuk melakukan booting pada laptop dengan menggunakan repositori Git atau koneksi SSH.

Lanjut baca

Desain Twitter

Media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, nampaknya akan mengalami perubahan desain yang signifikan di bawah kepemilikan Elon Musk.

Baca selengkapnya