Kelompok peretas Brain Cipher mengumumkan pada hari Selasa kemarin bahwa mereka akan memberikan kunci untuk membuka enkripsi data di PDNS 2 yang telah terkunci sejak pertengahan bulan Juni secara cuma-cuma.
Kelompok Brain Cipher menjadi pelaku serangan ransomware pada server PDNS 2 di Surabaya, Jawa Timur sekitar dua minggu yang lalu.
brain Cipher Tunda Pemberian Kunci Dekripsi Data PDNS 2?

Dalam sebuah posting di forum dark web yang kemudian dibagikan kembali oleh akun intelijen siber @stealthmole_int, disebutkan bahwa pemerintah akan menerima kunci untuk membuka akses enkripsi (dekripsi) PDNS 2 pada Rabu (3/7/2024) pekan ini.
Namun sampai sekarang, sekitar satu hari (24 jam) setelah pengumuman tersebut, Brain Cipher masih belum mengambil tindakan konkret atau memenuhi janjinya.
Di dalam dark web, terdapat satu postingan dari Brain Cipher yang berhubungan dengan janji mereka untuk memberikan akses dekripsi gratis kepada pemerintah untuk PDNS 2 pada hari Rabu ini. Postingan tersebut baru-baru ini rilis sekitar hari Selasa kemarin.
Mungkin, sang hacker akan mengungkapkan kunci untuk mengakses data yang tersimpan di server PDNS 2 pada hari Rabu berikutnya, entah itu siang, sore, atau malam. Namun, masih ada kemungkinan bahwa kunci dekripsi tidak akan mereka berikan hari ini.
Karena tidak ada informasi yang jelas mengenai tanggal Rabu oleh mereka, dan frasa “Rabu ini” yang Brain Cipher sebut dapat memiliki banyak arti, kecuali jika mereka memberikan jadwal spesifik mengenai kapan dekripsi akan mereka berikan.
Sekarang atau dalam waktu 8,5 tahun ke depan?
Berkaitan dengan janji Brain Cipher, seorang pengamat keamanan siber dari Vaksin.com, yaitu Alfons Tanujaya, pernah menyatakan bahwa tidak ada kepastian apakah para peretas akan mengembalikan data di server PDNS 2 pada hari Rabu ini.
Penyebabnya adalah karena peretas tidak memberikan informasi mengenai waktu dan tanggal pemberian kunci tersebut. Dengan kata lain, peretas tersebut mengungkapkan bahwa pemerintah sebaiknya tidak mempercayai janji Brain Cipher yang mungkin saja palsu.
Alfons menemukan sebuah countdown atau hitungan mundur sebanyak 3.105 hari di situs dark web Brain Cipher. Menurutnya, hitungan mundur tersebut kemungkinan adalah waktu yang mereka berikan kepada peretas untuk mengembalikan data yang telah mereka retas.
Hitungan mundur ini dapat kalian temukan di bagian bawah postingan Brain Cipher dengan judul “Download available in” atau “Unduhan tersedia dalam waktu”. Saat tulisan ini dibuat, countdown telah diperbarui menjadi 3.104 hari.
Alfons mengingatkan agar kita berhati-hati dan tidak mudah tertipu oleh janji palsu. Menurutnya, ketika seseorang mengatakan “this Wednesday”, apakah itu berarti Rabu ini atau Rabu minggu depan? Karena orang tersebut tidak memberikan tanggal yang jelas.



Bales ke