menu
Teknodaim.com
Teknodaim.comBeritaKemenperin Indonesia Mau Produksi 877 Ribu Motor Listrik Pertahun

Kemenperin Indonesia Mau Produksi 877 Ribu Motor Listrik Pertahun

Sepeda Motor Listrik Buatan Gesits

Baru-baru ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap ingin memproduksi sepeda motor listrik sebanyak 877 ribu pertahun. Mereka mengatakan ingin melakukan produksi tersebut untuk mengawali pengembangan dan pemakaian industri kendaraan listrik di Indonesia.

Untuk bisa memproduksi sebanyak 877 ribu sepeda motor listrik pertahunnya, Kemenperin sudah bekerja sama dengan 15 industri di bidangnya. Industri tersebut sendiri sudah mendapatkan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK atau VIN) dari Kemenperin. Jadi untuk keamanan dan lainnya, tidak perlu dikhawatirkan lagi.

NIK Atau VIN Sepeda Motor
NIK Atau VIN Sepeda Motor | wikiHow

Penjelasan Singkat Apa Itu NIK

Bagi yang belum tau, NIK dari kemenperin adalah kombinasi angka dan huruf sebagai identitas kendaraan yang dijual. NIK merupakan syarat wajib yang digunakan oleh perusahaan otomotif untuk memproduksi suatu kendaraan bermotor. Sama seperti NIK dalam KTP, NIK di kendaraan berguna untuk mengidentifikasi pemilik dari motor tersebut.

Pada tahun 2025 mendatang, Kemenperin juga menargetkan lebih dari 20 persen produksi otomotif di Indonesia. Mereka ingin melakukan hal ini karena bahan bakar yang digunakan berbasis ramah lingkungan. Kemenperin sendiri beranggapan saat ini kita sudah harus menggunakan barang industri yang serba ramah lingkungan.

JANGAN LEWATKAN •
Bah, 2 Hari Lagi Pemerintah Indonesia Mulai Blokir Ponsel BM

Plt. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Restu Yuni Widayati mengatakan sepeda motor listrik adalah sisi paling awal untuk membangun negara yang ramah lingkungan. Kendaraan ini dinilai paling efisien jika dilihat dari sisi investasi dan tenaga kerja.

Tidak hanya itu saja, pangsa pasar produk sepeda motor listrik juga relatif besar. Karena produk ini dipastikan akan bersaing dengan sepeda motor yang masih menggunakan bahan bakar minyak. Untuk meng-service kendaraan motor listrik pun terbilang lebih mudah ketimbang kendaraan motor biasa.

Presiden Joko Widodo Sedang Menaiki Sepeda Motor Listrik
Presiden Joko Widodo Sedang Menaiki Sepeda Motor Listrik | CNN Indonesia

Tenaga Kerja yang Dibutuhkan

Untuk memproduksi sepeda motor listrik sebesar 877 ribu unit pertahun ini, Kemenperin membutuhkan tenaga kerja sebanyak 1.429 orang. Jumlah tersebut pun masih kurang, sebab waktu yang mereka dapatkan hanyalah 1 tahun saja.

Ngomong-ngomong, Kemenperin sendiri juga bertujuan untuk mengembangkan kendaraan listrik roda empat. Namun karena saat ini mereka fokus dengan roda dua, makanya mereka membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak. Walaupun memproduksi kendaraan roda empat lebih membutuhkan banyak investasi, Kemenperin tetap konsisten dengan perkataan mereka.


Sumber : CNN Indonesia

Tambah Komentar