ESET Rilis Fitur Recovery Otomatis untuk Atasi Ransomware 2026

Membantu tim IT dalam mengidentifikasi celah pada sistem sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berita
Komentar

ESET Rilis Fitur Recovery Otomatis – Isu keamanan siber di Indonesia semakin menjadi perhatian. Berdasarkan data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat lebih dari 330 juta trafik yang mencurigakan sepanjang tahun 2025, dengan sekitar 514.000 di antaranya berpotensi kuat sebagai serangan ransomware.

Menyikapi situasi ini, ESET, perusahaan keamanan siber global, telah meluncurkan fitur baru yang disebut Ransomware Remediation dalam platform ESET Protect. Fitur ini dirancang khusus untuk membantu organisasi dalam melakukan pemulihan data secara otomatis setelah terdeteksi adanya ancaman.

ESET Rilis Fitur Recovery Otomatis untuk Atasi Ransomware 2026

Eset Rilis Fitur Recovery Otomatis Untuk Atasi Ransomware 2026
Eset Rilis Fitur Recovery Otomatis Untuk Atasi Ransomware 2026

Sekarang ini, pelaku kejahatan siber tidak hanya fokus menyerang infrastruktur besar, tetapi juga membidik individu yang memiliki perlindungan keamanan yang lemah. Jumlah tebusan yang diminta semakin tinggi, bahkan ada laporan yang mengindikasikan angkanya sudah melebihi 5.000 dollar AS (sekitar Rp84 juta) per korban.

Kehadiran fitur ini memberikan kelegaan bagi perusahaan, memungkinkan mereka untuk mengurangi dampak finansial dan operasional tanpa harus terlibat dalam negosiasi dengan para penjahat siber.

Bisa Deteksi Dini dan Pemulihan Instan

Fitur Pemulihan Ransomware berfungsi secara preventif dengan memanfaatkan integrasi sistem yang canggih. Berikut adalah penjelasan mengenai cara kerjanya:

  1. Integrasi Ransomware Shield
    • Memantau aktivitas mencurigakan yang mirip dengan pola operasi ransomware pada level sistem secara langsung.
  2. Pencadangan Otomatis
    • Begitu aktivitas yang mencurigakan terdeteksi, sistem akan langsung melakukan pencadangan pada file yang menjadi sasaran sebelum file tersebut dapat sepenuhnya terenkripsi.
  3. Pemulihan Pasca-Serangan
    • Setelah ancaman berhasil diatasi oleh sistem keamanan siber ESET, file-file tersebut akan secara otomatis dikembalikan ke keadaan semula.

Dengan pendekatan ini, perusahaan bisa menjaga kelangsungan operasionalnya meskipun menghadapi serangan.

Membangun Ketahanan Sistem yang Berkelanjutan

ESET menegaskan bahwa pada tahun 2026, pendekatan keamanan siber perlu beralih dari fokus hanya pada pencegahan menuju penguatan ketahanan sistem.

Rencana ini terdiri dari tiga komponen utama: Deteksi, Respons, dan Pemulihan. Selain itu, ESET Protect juga dilengkapi dengan fitur-fitur pemulihan.

  • Safe Web Guard
    • Bekerja untuk menghentikan masuknya malware melalui browser dengan melakukan pemindaian pada halaman sebelum pengguna mengunjunginya.
  • Pemantauan Celah Keamanan
    • Membantu tim IT dalam mengidentifikasi celah pada sistem sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Keamanan siber bukanlah sesuatu yang bisa diimplementasikan sekali saja, tetapi merupakan sebuah proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan menggunakan teknologi dari ESET, organisasi di Indonesia sekarang memiliki alat yang lebih kuat untuk melawan serangan ransomware dan kembali memulihkan data dengan cepat, tanpa harus khawatir kehilangan aset digital yang berharga.

Baca Juga:


Nah, itulah pembahasan tentang ESET Rilis Fitur Recovery Otomatis untuk Atasi Ransomware 2026. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Teknologi, Gadget, Internet, Tips, Tutorial dan update harian lainnya, pastikan Kamu mengikuti akun resmi Teknodaim di Youtube, Facebook, Instagram, dan TikTok.

Lanjut baca

Berita

Sudah Rilis Secara Global, Kapan Oppo Reno 15 Series Masuk Indonesia?

3 Januari 2026Rizky Afrianto4 mnt baca

Oppo Reno 15 Series resmi rilis global. Apakah Reno 15, 15F, dan Pro Max akan segera masuk Indonesia?

Baca selengkapnya