Lagi? 267 Juta Data Pengguna Facebook di Seluruh Dunia Bocor

in , ,
Data pengguna facebook bocor by teknodaim
Foto Ilustrasi | Telset.id

Setelah sebelumnya perkara data pengguna yang bocor dan disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab dibawa ke jalur hukum, kini hal tersebut kembali terulang. Saat ini, ada sekitar 267 Juta Data Pengguna Facebook Bocor.

Database jejaring sosial yang ikonik dengan warna biru tersebut beredar di dunia maya, kurang lebih sekitar 267 Juta jumlahnya. Dan pastinya, disana termasuk juga data pengguna Facebook di Indonesia. Lalu bagaimana sekarang?

Data-Data yang Bocor

Data-data yang dimaksud meliputi nama pengguna atau User ID, nomor telepon dan nama lengkap penggunanya. Bocoran data itu sendiri ditemukan oleh Bob Diachenko dari Elasticsearch, kebanyakan adalah pengguna Amerika Serikat.

Kemudian pakar keamanan perangkat dan siber dari Vaksincom yaitu Alfons Tanujaya mengatakan kalau diantara data-data sebanyak itu, tidak kemungkinan banyak juga yang berasal dari Indonesia. Namun persentasenya terbilang kecil.

Data pengguna facebook bocor by teknodaim
Ilustrasi Data Pengguna Facebook Bocor | Daimca.com

Facebook sendiri tercatat sudah memiliki lebih dari 2,38 Miliar pengguna aktif, setidaknya hingga April 2019. Catatan tersebut diukir oleh Statista dan mengatakan kalau pengguna terbanyak berasal dari India, kemudian Amerika Serikat, dan Brazil.

Setelah itu ada Indonesia di urutan keempat dengan angka jumlah pengguna mencapai 120 Juta. Namun kita masih bisa tenang, karena data yang bocor tidak termasuk password, jadi belum termasuk krusial dan masih memungkinkan keamanan.


Penyebab Bocornya Data?

Namun disini, data yang bocor meliputi data-data pribadi yang penting, meliputo nomor telepon dan nama lengkap pengguna. Hal ini bahkan sudah mulai disalahgunakan dengan adanya pengiriman spam SMS atau telepon dari telemarketer.

Meskipun kejadian ini mirip dengan kasus yang terjadi di tahun 2018 lalu, belum diketahui penyebab dan dalang dibaliknya. Selain itu, para korban yang termasuk dalam daftar 267 Juta tersebut, kemungkinan bakal jadi korban Phishing.

Jadi tetap waspada jika ada telepon atau pesan yang masuk dari orang tidak dikenal. Dan satu lagi, jangan cepat percaya jika ada nomor tidak dikenal yang mengaku-ngaku sebagai keluarga kamu, bagikan artikel ini ke yang lain ya.


Sumber: Detik Inet