
ConnectedPaper adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk menggali hubungan antara satu paper dengan paper lainnya. Platform ini didukung oleh Dagshub (data science), Azure (cloud), Boox (aplikasi android), dan Able.
Tools ini adalah sarana yang sangat berharga bagi para peneliti untuk meningkatkan jumlah referensi paper mereka. Dalam artikel kali ini, Teknodaim akan menjelaskan manfaat dari ConnectedPaper. Yuk, simak penjelasannya!
Memperoleh Referensi Lebih Banyak
Bagi kalian yang membutuhkan bantuan dalam mencari referensi, aplikasi ini sangat cocok. Dengan menggunakan aplikasi ini, kita bisa dengan mudah menemukan banyak referensi yang berguna dalam penelitian kita.
Baca Juga:
- Google Rilis Gemini AI sebagai Pesaing ChatGPT (bebaspedia.com)
- EXODUS, Sci-Fi RPG Baru dari Archetype Entertainment – Gamedaim
Memperoleh Pemahaman Visual Mengenai Kesenjangan Research
Apabila kita memasukkan kertas biasa ke dalam ConnectedPaper, kita akan dapat membuat grafik berbentuk kertas grafik yang sesuai dengan bidangnya. Dengan menggunakan fitur ini, kita dapat menjelajahi dan membuat lebih banyak grafik yang menarik dari makalah yang kita temukan. Dengan begitu, kita akan memiliki pemahaman visual yang jelas tentang tren, karya populer, dan perkembangan dalam bidang yang kita minati.
Memudahkan Mencari Paper Terbaru
Dalam beberapa bidang, seperti Pembelajaran teknologi dan sains, ada banyak sekali makalah yang di-publish sehingga sulit untuk mengikuti semuanya. Namun, dengan menggunakan ConnectedPaper, kita dapat dengan mudah mencari dan menemukan makalah-makalah penting yang paling baru secara visual. Tidak perlu menyimpan daftar sendiri.
Dapat Menemukan Hasil yang Paling Relevan
Di sini kitab isa menemukan referensi paper yang relevan. Caranya, gunakan fitur paper Derivatif untuk menemukan tinjauan literatur dalam bidang yang kita tentukan. Gunakan State of The Art untuk menemukan yang baru-baru ini di-publish setelah makalah yang kita kontribusikan.
Penutup dari Artikel Tentang ConnectedPaper
Ada beberapa cara dalam memanfaatkan perangkat ini, yakni pertama, kita menggunakan sebuah doa paper yang telah di-publish oleh jurnal. Ini berguna untuk mengidentifikasi paper tersebut sehingga kita dapat melacak keunikan yang dimilikinya.
Selain itu, kita bisa menggunakan tautan paper di arXiv. ArXiv adalah form di mana kita dapat mempublikasikan pre-paper sebelum di-publish. Selanjutnya, kita bisa mencari paper dengan menggunakan judul paper yang kita inginkan. Dengan cara ini, kita dapat menemukan paper-paper yang mirip dengan apa yang sedang kita cari.
Selanjutnya, kita bisa memanfaatkan URL dari Semantic Scholar, sebuah platform yang publisher gunakan di bidang akademik untuk mengindeks karya ilmiah. Selain itu, kita juga dapat menggunakan platform Pubmed.
Baca Juga:


Bales ke