Ilmuwan Sukses Bikin Jaringan Otak Manusia dengan 3D Printing!

Suhartanti Siswanto

Suhartanti Siswanto

Tim peneliti dari University of Wisconsin-Madison kabarnya telah sukses membuat jaringan otak manusia dengan menggunakan cetak 3D. Penasaran dengan informasinya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Ilustrasi Ilmuwan Membuat Jaringan Otak Manusia Dengan Printer 3d (detikinet)

Ilustrasi Ilmuwan Membuat Jaringan Otak Manusia Dengan Printer 3d (detikinet)

Sebuah tim peneliti dari University of Wisconsin-Madison telah berhasil menciptakan jaringan otak manusia menggunakan teknologi 3D Printing.

Jaringan ini dapat tumbuh dan berfungsi seperti otak manusia yang normal. Penemuan ini memberikan harapan baru bagi para ilmuwan dan dokter di bidang Neurologi, termasuk dalam mempelajari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

BACA JUGA:

Pernyataan Ilmuwan

Menurut Profesor Su-Chun Zhang, yang memimpin penemuan ini, penelitian ini dapat memberikan kontribusi besar dalam pemahaman mengenai jaringan otak manusia.

Penemuan ini memiliki potensi besar sebagai contoh yang kuat dalam memperoleh pemahaman tentang komunikasi otak manusia. Dalam hal ini, penemuan ini dapat mengubah perspektif kita terhadap biologi sel induk, neurosains, dan penyakit saraf.

BACA JUGA:  Hujan Meteor Menakjubkan Di Bulan Desember, Kamu Harus Tahu!

Dalam metode pencetakan 3D konvensional, lapisan-lapisan diletakkan secara vertikal. Namun, para peneliti menggunakan metode yang berbeda yaitu horizontal. Mereka menempatkan sel otak, terutama neuron yang berasal dari sel induk pluripotent yang diinduksi dalam gel yang disebut ‘bio-ink’ yang lebih lembut daripada eksperimen sebelumnya.

Ilmuwan Sukses Bikin Jaringan Otak Manusia dengan 3D Printing!
Ilustrasi ilmuwan Membuat Jaringan Otak Manusia Dengan Printer 3D (detikcom)

Meskipun demikian, gel ini masih memiliki struktur yang cukup kuat untuk menjaga integritas jaringan dan cukup lembut untuk memungkinkan pertumbuhan dan koneksi neuron. Selanjutnya, sel-sel tersebut disusun secara berdampingan seperti pensil yang diletakkan di atas meja.

Zhang menyatakan bahwa temuan penelitian ini sangat menakjubkan, karena sel-sel yang tercetak dalam struktur otak 3D mampu berinteraksi dengan efisien.

Kami melakukan pencetakan otak dan menemukan beberapa hal menarik. Meskipun sel-sel berasal dari bagian otak yang berbeda, mereka masih dapat berkomunikasi dengan cara yang istimewa.

Diklaim Penemuan Luar Biasa

Menurut Zhang, penemuan ini sangat luar biasa. Selain itu, sel-sel dalam jaringan otak yang dicetak 3D juga mampu berkomunikasi secara efektif satu sama lain. Dalam proses pencetakan, sel-sel ini membentang melalui medium sekitarnya untuk membentuk koneksi yang teratur.

BACA JUGA:  Misteri di Balik Keajaiban Es Licin dalam Ice Skating

Pola ini adalah yang menciptakan jaringan otak manusia. Sel saraf berkomunikasi dan mengirimkan sinyal, berinteraksi melalui zat pengantar saraf, dan membentuk jaringan yang rumit, termasuk koneksi dengan sel pendukung yang tergabung dalam jaringan yang terbentuk.

BACA JUGA:

Laboratorium kami memiliki keistimewaan karena kami mampu menghasilkan berbagai jenis neuron. Selain itu, kami juga memiliki fleksibilitas untuk mengatur dan menyusun neuron tersebut sesuai dengan keinginan kami.

Penutup

Setelah mencapai hal ini, Zhang berambisi untuk terus melakukan riset dan mengembangkan lebih banyak hal lagi. Inovasi teknologi ini juga memiliki potensi untuk dipergunakan dalam mempelajari kondisi-kondisi seperti sindrom Down, Alzheimer, bahkan dalam mencari obat-obatan baru.

Salah satu hal yang penting dari perkembangan ini adalah bahwa metode ini dapat diakses oleh banyak laboratorium. Berbeda dengan beberapa teknik lainnya, tidak diperlukan peralatan khusus atau prosedur yang rumit untuk menjaga kesehatan jaringan.

BACA JUGA:  Pentingnya Pohon dalam Memenuhi Kebutuhan Oksigen Manusia

Metode ini dapat dipelajari dengan menggunakan alat umum seperti mikroskop, teknik pencitraan standar, dan elektroda yang sudah lazim digunakan dalam bidang ini.

Walaupun prestasi yang sudah dicapai patut diapresiasi, para peneliti berusaha untuk menggali lebih dalam mengenai kemungkinan spesialisasi. Mereka berencana untuk meningkatkan bio-tinta mereka dan memperbaiki peralatan mereka agar memungkinkan penyusunan sel yang spesifik dalam jaringan yang dicetak, membuka peluang baru untuk penelitian yang lebih terarah dan rinci.

IlmuwanJaringan Otak ManusiaPenemuanSainsScience

Related Posts