Teknodaim

    5 Jenis Lisensi Software yang Wajib Kamu Ketahui, Jangan Ngebajak Terus!

    Setiap Software memiliki yang namanya Linsensi, termasuk software-software pihak ketiga. Hal tersebut merupakan hak izin yang ditetapkan untuk melindungi hak cipta pemiliknya. Disini kita akan membahas lebih lanjut dan jenis lisensi software. Lisensi bisa disimpulkan sebagai pemberian izin, dengan perjanjian harus disetujui oleh pengguna. Jika sebuah software tak memiliki atau belum mendapatkannya, maka seseorang tidak […]

    Jenis lisensi software by teknodaim

    Jenis lisensi software by teknodaim BACA JUGA:  Xiaomi Bikin Smart TV? Realme Juga Bisa, Yuk Lihat Harga dan Spesifikasinya

    Setiap Software memiliki yang namanya Linsensi, termasuk software-software pihak ketiga. Hal tersebut merupakan hak izin yang ditetapkan untuk melindungi hak cipta pemiliknya. Disini kita akan membahas lebih lanjut dan jenis lisensi software.

    Lisensi bisa disimpulkan sebagai pemberian izin, dengan perjanjian harus disetujui oleh pengguna. Jika sebuah software tak memiliki atau belum mendapatkannya, maka seseorang tidak bisa menggunakannya atau diberi penggunaan dengan fitur terbatas.

    Jenis-Jenis Lisensi Software

    Lisensi atas hak intelektual biasanya punya beberapa bagian, seperti lain syarat dan ketentuan atau Terms and Condition, kemudian Territory, pembaruan atau Renewal, dan syarat-syarat lainnya yang ditentukan oleh pemilik lisensi.

    1. Lisensi Open Source

    5 Jenis Lisensi Software yang Wajib Kamu Ketahui, Jangan Ngebajak Terus!
    Ilustrasi Open Source | Laduni.id

    Yang pertama adalah lisensi yang bisa diartikan sebagai perangkat lunak diperbolehkan atau bisa untuk dikembangkan kembali oleh orang lain. Jadi software dengan lisensi ini adalah sekedar alat yang dibuat memang untuk bisa digunakan bebas.

    BACA JUGA:  Video Mesum Mirip Gisel Jadi Buruan Netizen!

    Ada banyak sekali software atau alat digital yang bersifat Open Source, termasuk yang sangat terkenal di dunia digital yaitu HTML dan juga software pemrograman Xampp.


    2. Lisensi Trial

    5 Jenis Lisensi Software yang Wajib Kamu Ketahui, Jangan Ngebajak Terus!
    Contoh Trial Expired | Freshdesk.com

    Yang berikutnya ini juga sangat sering kita temui, entah secara sadar atau tidak sadar. Jadi software dengan lisensi Trial adalah perangkat lunak yang memberikan waktu Demo untuk bisa digunakan gratis. Tentu ini berbeda dengan lisensi Open Source.

    Pengguna bisa mencoba fitur-fiturnya secara terbatas, batasan yang diberikan mungkin berupa berapa lama waktu Demo, atau pengguna yang hanya bisa mengakses fitur-fitur tertentu. Untuk menggunakan versi lengkap, pindah ke versi Premium alias berbayar.


    3. Lisensi Commercial dan Non Commercial

    5 Jenis Lisensi Software yang Wajib Kamu Ketahui, Jangan Ngebajak Terus!

    Kemudian ada lisensi Commercial, dimana penggunanya harus melakukan pembayaran khusus terlebih dahulu. Software yang menggunakan lisensi tersebut memang diciptakan untuk tujuan atau kepentingan komersial.

    BACA JUGA:  Xiaomi Bikin Smart TV? Realme Juga Bisa, Yuk Lihat Harga dan Spesifikasinya

    Artinya bisa digunakan penggunanya untuk mendapatkan keuntungan seperti berjualan. Salah satu contoh yang paling umum misalnya seperti produk sistem operasi besutan Microsoft yaitu Windows. Sayangnya kebanyakan orang lebih memilih bajakan.

    Sedangkan versi Non Commercial adalah software yang dibuat hanya untuk digunakan pada aktivitas-aktivitas standar, seperti software yang menyediakan layanan bantuan masyarakat, kegiatan sosial, dan semacamnya.


    4. Lisensi Shareware

    5 Jenis Lisensi Software yang Wajib Kamu Ketahui, Jangan Ngebajak Terus!

    Shareware adalah lisensi software yang memberikan hak atau aksesnya bisa disebarkan, digandakan serta digunakan banyak orang tanpa izin dari pemiliknya. Konsep lisensi ini memang sesuai dengan lata yang disematkan pada namanya, Share.


    5. Lisensi Freeware

    5 Jenis Lisensi Software yang Wajib Kamu Ketahui, Jangan Ngebajak Terus!
    Ilustrasi Freeware | Liteteknoid.com

    Di daftar terakhir, ada Freeware. Lisensi ini bisa disimpulkan punya tujuan yang sama dengan Shareware, dimana penggunanya bisa membagikannya ke orang lain dan digunakan kembali oleh mereka secara gratis.

    Namun lisensi Freeware membatasi kita pada fitur-fitur khusus, jadi agar bisa menggunakannya kita harus membeli lisensinya lebih dulu. Lisensi ini berbeda dengan Trial karena satu lisensi bukan hanya untuk 1 perangkat saja, tapi juga yang lainnya.

    BACA JUGA:  YouTube Rewind 2020 Menjadi Top Trending No 1 di Indonesia

    Itulah tadi beberapa jenis lisensi software yang bisa Teknodaim bagikan, mungkin ada tambahan informasi atau sesuatu yang mau kamu sampaikan terkait topik ini? Kasih tau kita di kolom komentar ya. Kemudian juga, Subscribe Teknodaim di Youtube.

    Related Posts