Berita

Takut Dibobol lagi, Zoom Kini Perkuat Sistem Keamanan Komunikasi

Salah satu layanan yang menyediakan fitur edukasi, yaitu Zoom kini mulai memperkuat sistem keamanan untuk layanannya tersebut. Terkonfirmasi dari perusahaan asal Amerika Serikat yang mengatakan bahwa Zoom akan membawa enkripsi end-to-end. Artinya mereka akan menerapkan enkripsi yang sama seperti WhatsApp, yaitu end-to-end tadi.

Sistem keamanan dengan enkripsi end-to-end akan mulai mereka terapkan, namun mereka meminta masukan atau komentar dari para pengguna mulai dari 30 hari pertama perlilisan fitur tersebut. Kabarnya, sistem keamanan ini akan tersedia untuk para penggunanya baik yang berbayar maupun gratisan. Agar lebih paham, kamu bisa simak berikut ini.

Sistem Keamanan Fitur Terbaru Zoom

Enkripsi end-to-end sendiri adalah teknologi keamanan yang memastikan keamanan komunikasi antara dua pihak atau lebih. Sistem keamanan tersebut hanya membuat pesan yang terlihat oleh pengirim dan penerimanya.

Dengan adanya fitur end-to-end tadi, maka memungkinkan para host dapat mengaktifkan keamanan yang lebih baik lagi dalam grup ataupun personal chat. Selain itu, Zoom juga menjamin kalau fitur komunikasi terbarunya ini akan melakukan sistem keamanan yang lebih baik dan aman dari para peretas.

Gettyimages 1208677867
Ilustrasi Zoom | Gettyimages

Baca juga: Zoom Kini Sudah bisa Menghasilkan Uang!


Ketika sudah rilis, kamu bisa melihat tandanya di tampilan atas jendela utama Zoom. Sebagai contoh, pengguna akan melihat frasa end-to-end encrypted pada saat melakukan sesi virtual. Yang berarti sudah terlindungi oleh fitur tersebut. Tanda lainnya terdapat juga ikon tameng hijau pada pojok kiri atas tampilan utama Zoom. Yang mana apabila pengguna klik, maka akan secara otomatis memperlihatkan sederet kode enkripsi yang tersimpan dalam mesin akun penggunanya.

Ketersediaan

Nantinya, fitur sistem keamanan Zoom ini akan hadir melalui empat tahap. Mulai dari tahap pertama yaitu akan tersebar pada tanggal 19 Oktober 2020 kepada sejumlah penggunanya. Sementara itu, untuk tahap lainnya belum Zoom beritahukan detailnya.

Selain itu, sebelum bisa menggunakan fitur end-to-end tersebut, pengguna harus sudah memverifikasi akun dengan nomor telepon agar aman. Fiturnya juga harus pengguna hidupkan terlebih dahulu pada pengaturan, karena sistemnya tidak otomatis alias manual.


Itulah tadi pembahasan mengenai sistem keamanan yang Zoom perkuat, agar tidak lagi ada kerugian terkait pembobolan. Kalau ingin memberikan argumen, kamu bisa langsung menulisnya ke kolom komentar yang sudah kami sediakan.


Sumber: Kompas Tekno

Related Posts