Syukur Isu WWIII (Perang Dunia 3) Batal, Ini Alasannya

Muhammad Solihin

Muhammad Solihin

Seminggu terakhir ini, konflik antara Amerika Serikat dan Iran memang sedang memanas, pertama AS sudah membunuh salah satu petinggi negara Arab itu. Dan kemudian Iran memberikan serangan rudal sebagai balasan, seperti WWIII Batal. Donald Trump yang merupakan Presiden resmi negara Amerika Serikat menyatakan menarik diri dari peluang perang dengan negara Iran itu. Mereka tidak akan […]

Wwiii batal by teknodaim

Foto Ilustrasi | Hurriyet.com

Seminggu terakhir ini, konflik antara Amerika Serikat dan Iran memang sedang memanas, pertama AS sudah membunuh salah satu petinggi negara Arab itu. Dan kemudian Iran memberikan serangan rudal sebagai balasan, seperti WWIII Batal.

Donald Trump yang merupakan Presiden resmi negara Amerika Serikat menyatakan menarik diri dari peluang perang dengan negara Iran itu. Mereka tidak akan memberikan serangan balasan terhadap apa yang baru saja terjadi.

Konflik Akan Mereda?

Sebelumnya Iran sudah melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Ai al-Assad dan Irbil yang merupakan markas pasukan Amerika Serikat. Garda Revolusi Iran sendiri mengkonfirmasi kalau itu adalah balasan atas kematian Qasem Soleimani.

Setelah serangan itu terjadi banyak orang yang berspekulasi bahwa Amerika Serikat seperti akan memberikan balasan lanjutan. Semoga benar WWIII batal.

Syukur Isu WWIII (Perang Dunia 3) Batal, Ini Alasannya
Foto Pangkalan Militer AS | Detik News

Namun pada konferensi pers sore waktu setempat, sang Presiden mengumumkan kalau konflik kedua negara bisa dicegah dengan kekuatan ekonomi dan militer yang AS miliki. Trump juga meminta supaya NATO lebih aktif mengawasi Iran.

BACA JUGA:  Pesanan Kirin 9000 dari Huawei Hanya Bisa Dikirim Sebanyak Ini!

Kemudian Presiden itu mengatakan kalau dirinya ingin rakya Iran mendapatkan masa depan yang baik. Terlebih lagi, ia menuturkan kalau Amerika Serikat siap mengumandangkan perdamaian dengan semua pihak yang menginginkannya.


Mengenai Serangan Iran

Terkait dengan serangan yang diluncurkan dari Iran, Garda Revolusi negara itu mengatakan kalau peroketan rudal yang disebutkan tadi adalah bagian dari operasi Martir Soleimani. Almarhum tewas terbunuh pada tanggal 3 Januari lalu.

Sang Komandan Pasukan Quds itu tidak sendirian, ia tewas bersama dengan wakil pemimpin jaringan milisi pro-Teheran Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis.


Sumber: Kompas Internasional

Amerika SerikatAmerika Serikat dan IranIranKonflik AS dan IranWWIII

Related Posts