menu
Teknodaim.com
Teknodaim.comBeritaFacebook Blokir Postingan Selamat Datang Untuk Habib Rizieq, Kenapa?

Facebook Blokir Postingan Selamat Datang Untuk Habib Rizieq, Kenapa?

Ucapan Selamat Datang Habib Rizieq Yang Dihapus Facebook By Teknodaim

10 November 2020 menjadi hari dimana orang-orang ramai memberikan ucapan selamat datang kepada Habib Rizieq. Hal ini terjadi lantaran Imam Besar FPI tersebut resmi berpulang dari Arab ke negara asalnya, yaitu ke Indonesia kita ini.

Para pendukung Habib menyambut dengan gembira kepulangan sang Imam Besar FPI, bukan hanya secara offline namun dari jagat media sosial juga tentunya. Sayangnya ada satu hal yang tidak mengenakan, lantara ucapan selamat datang Habib Rizieq tidak diperbolehkan oleh Facebook. Mengapa bisa demikian?

Pemblokiran dan Penghapusan Thread

Ada beberapa laporan dari berbagai pengguna, yang mana postingan ucapan mereka untuk Habib Rizieq ternyata tidak dapat mereka posting, karena terjadi pemblokiran dan juga penghapusan. Salah satunya terjadi seperti pada gambar berikut ini:

Ucapan Selamat Datang Habib Rizieq Yang Dihapus Facebook By Teknodaim
Screenshot Salah Satu Pengguna Facebook

Berdasarkan sistem yang Facebook jalankan, terdapat kata-kata atau unsur yang mereka anggap melanggar Standar Komunitas. Namun tidak ada penjelasan spesifik mengenai hal ini dan apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi.

JANGAN LEWATKAN •
10 Pengusaha Teknologi dan Pebisnis Terkaya di Dunia (Update 2019)

Ini sama halnya seperti ketika kita menggunakan kata-kata kasar, lalu kemudian terkena pembatasan untuk tidak dapat mempublikasikan postingan yang ingin kita posting. Ketika kita mempostingnya di Timeline, maka akan terkena pembatasan dan masuk filter, pengguna lain kemudian tidak akan melihatnya satupun.

Respon dari Facebook Soal Ucapan Selamat Datang Habib Rizieq

Jika berkaca dengan apa yang terjadi pada Amerika Serikat, sepertinya ini jadi langkah pencegahan untuk permasalahan Hoax, namun untuk kasus ini kita tidak mengerti seperti apa masalahnya. Tim dari Detik Inet yang menjadi sumber liputan ini sudah mencoba menghubungi Facebook untuk konfirmasi. Sayangnya belum ada respon dari raksasa besutan Mark Zuckerberg itu.

Sementara itu, DPP atau Dewan Pemimpin Pusat FPI mengatakan bahwa Twitter malah telah menghapus logo dan foto sampul akun media sosial mereka @DPPFPI_ID. Pemilik akun menyebut bahwa mereka dianggap telah melakukan pelanggaran pada media sosial berlogo burung tersebut.

Dari @DPPFPI_ID mengatakan bahwa mereka ingin menitipkan tagar #WelcomeBackIBHRS tetap rajai TTI. Sama seperti Facebook, Twitter belum memberikan respon terkait adanya hal serupa yang pihak dari FPI ini alami. Bagaimana menurutmu? Apakah ada sesuatu yang salah soal ini, tuliskan pada kolom komentar.


Tambah Komentar