BeritaMedia Sosial

Tips Menghindari Phising Penipuan di Facebook!

Facebook mendapatkan banyak laporan dari penggunanya perihal keamanan siber, dimana ada pelaku yang memanfaatkan pengumuman bantuan oleh Facebook sebesar 1,4 Milyar untuk membantu dampak pandemi saat ini. Namun pengumuman tersebut hanya akal-akalan para pelaku yang tidak bertanggung jawab. Karena mereka akan menjadikannya sebagai umpan, agar korbannya masuk ke website Phising Facebook.

Tampilan situs phising yang pelaku buat sekilas terlihat persis atau sama dengan tampilan laman resmi yang Facebook buat. Untuk mengetahui perbedaannya, pengguna bisa melihat pada link URL.

Para calon korban yang mengklik tautan berita tersebut, tidak akan masuk ke situs berita asli maupun situs Facebook resmi. Melainkan malah masuk ke situs yang mengharuskan mereka mengisi semacam formulir data seperti alamat, nomor telepon bahkan kartu identitas.

Jika korban memberikan informasi pribadinya, pelaku penipuan kemungkinan besar bisa mengakses akun media sosialnya. Hal ini berpotensi memunculkan bahaya, misalnya untuk menipu rekan dan teman-temannya. Selain itu, korban akan menjadi bahan tuduhan karena identitas akun tersebut adalah miliknya.

3 Tips untuk Menghindari Phising Facebook

Kebanyakan orang masih bingung mengenai cara mengatasi link phising. Bagi kamu yang termasuk salah satunya, bisa pembahasan berikut ini mengenai beberapa tips supaya tidak mudah termakan tawaran phising tersebut.

Phising Facebook
ilustrasi Pengguna Facebook | Medaninside.com

Baca juga: Mengenal Phising, Ternak Akun dengan Metode Ilegal


Perhatikan link URL yang tertulis (Phising Facebook)

Biasanya situs phising menggunakan domain yang melenceng dari situs resminya, contohnya Facebook.com pelaku ganti menjadi Facebook.com.tk. Jika situs yang kamu masuki terdapat link URL yang sekiranya tidak menggunakan domain .com, sebaiknya kamu jangan memberikan informasi pribadi apa pun. Hal tersebut berpotensi memberikan akses akun milikmu kepada pelaku.

Perhatikan Tata bahasa dan Tata Letak

Jika terdapat penulisan yang tidak wajar atau aneh bahkan typo, wajib kamu waspadai karena dapat menggiringmu ke jebakan pelaku. Contoh situs resmi Facebook pasti akan tertulis dengan tata bahas yang rapi jika dibandingkan dengan situs phising.

Jangan Asal Memberikan Data Informasi pribadi

Apabila situs yang kamu kunjungi meminta informasi pribadi seperti pemindaian paspor, maka kamu harus teliti agar tidak kehilangan data penting. Periksalah setidaknya 3 kali, apakah kamu berada pada situs resmi atau tidak. Selain itu, kamu juga harus memikirkan tentang tawaran yang diberikan, apakah kamu memang layak mendapatkannya atau tidak.


Itulah tadi beberapa tips serta pembahasan agar kamu tidak mudah tertipu terhadap situs phising. kalau kamu sudah pernah mengalami penipuan seperti ini, bisa bagikan pada kolom komentar yang tersedia.


Sumber: CNN Indonesia

What's your reaction?

Related Posts