menu
Teknodaim.com
Teknodaim.com Berita Gimana Nantinya Nasib TikTok di Negara AS?

Gimana Nantinya Nasib TikTok di Negara AS?

Tiktok As Donald Trump

Dengan tidak tidak terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS lagi, apakah nasib TikTok pada negara AS(Amerika Serikat) akan kembali aman? Terkait hal itu, Hingga saat ini masih belum konfirmasi yang jelas dari Donald Trump yang kalah Pilpres AS 2020. Bahkan dia sendiri seolah sudah melupakan kasus Aplikasi TikTok yang pernah AS mendapatkan tuduhan mengancam keamanan nasional karena berasal dari China.

Orang melakukan tuduhan tersebut adalah presiden AS sebelumnya yaitu Donald Trump. Yang mengatakan kalau TikTok merupakan aplikasi mata-mata atau spy dari China untuk mendapatkan banyak informasi dari negara Amerika Serikat. Lantas gimana nasib dari aplikasi TikTok ini? Simak terus informasinya berikut ini.

Nasib TikTok di AS (Amerika Serikat)

Pada 12 November, TikTok nampaknya akan menghadapi tenggat waktu yang mengharuskan perusahaan mereka berpisah dengan perusahaan China, ByteDance. Sebagaimana sesuai dengan perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada tanggal 14 bulan Agustus lalu. Walaupun sudah tidak menjabat, perintah ekslusif ini tetap harus berjalan sesuai dengan prosedur yang ada.

JANGAN LEWATKAN •
YouTube Bikin Aplikasi Pesaing TikTok, Apa Itu?

Tetapi buat pengguna TikTok untuk saat ini tenang saja, sebab keputusan dari Donald Trump sendiri belum mencapai final. Dengan terpilihnya Joe Biden sebagai presiden terbaru, tepat pada tanggal 10 November TikTok mengajukan petisi darurat ke pengadilan banding federal. Apakah negara AS masih tetap ingin menerima aplikasi TikTok ini atau tidak sama sekali.

Tiktok As Donald Trump 1
Ilustrasi TikTok | Getty Images

Baca juga: Anggota DPR Berharap 5G Segera Hadir ke Indonesia


Perusahaan juga mengungkapkan bahwa TikTok tak punya pilihan selain mengajukan petisi pada pengadilan. Untuk membela hak-hak perusahaan dan 1.500 karyawan TikTok yang berada pada negara AS. Mungkin ini cukup adil bagi TikTok yang ingin mendapatkan kembali hak mereka, tapi itu semua tergantung dari hasil sidang nanti.

Inti dari isi petisi TikTok

Perintah yang mewajibkan penjualan TikTok tidak terlalu spesifik tersebut mengatakan bahwa perusahaan harus divestasi paling lambat pada tanggal 12 bulan November 2020 nanti. Meskipun tidak mereka sebutkan seperti apa kesepakatan itu ataupun apa yang harus mereka lakukan agar TikTok bisa beroperasi kembali ke Amerika Serikat. Selain itu, tidak mereka juga tidak memberikan tanggapan tambahan jika TikTok gagal dijual sebelum tenggat waktu yang telah ditetapkan.


Itulah tadi informasi mengenai nasib TikTok pada negara AS (Amerika Serikat) setelah pemilihan presiden terbaru. Kalau kamu ingin bertanya atau berdiskusi lebih lanjut, bisa langsung aja ke kolom komentar yang tersedia.


Add comment

Hidupkan Notifikasi    OK No thanks