BeritaSains

Ahli Medis Temukan Mutasi Virus Corona Hibidra Terbaru

Virus Corona penyebab terjadinya Pandemi saat ini diyakini terus bermutasi di berbagai negara. Seorang ahli kanker dan imunologi dari Universitas ITB Marselina I. Tan mengatakan kalau kini kelompok GH telah mendominasi Fase Baru COVID-19.

Hal tersebut ternyata memang benar adanya setelah terdapat sebuah laporan yang menyatakan. Kalau Dua varian Virus Corona dilaporkan telah berhasil menyatu dan menjadi virus corona SARS-CoV-2 versi Hibrida.

Mutasi Virus Corona Hibrida ini dikhawatirkan akan lebih berbahaya dari Virus sebelumnya. Bahkan terdapat sebuah kemungkinan kalau virus ini dapat membuat sebuah Pandemi COVID-19 masuk ke fase baru. Dengan kata lain Mutasi Virus ini bisa membuat Pandemi menjadi lebih lama.

Mutasi Virus Corona Hibidra

Sebelumnya WHO dan ahli Medis lainnya sudah banyak mengungkap Mutasi yang terjadi pada Virus Corona. Tapi Mutasi Hibidra kali ini bukanlah Mutasi biasa. Semua Virus perlahan menjadi terakumulasi satu persatu dan berkombinasi.

Mutasi Virus Corona 2
Ilustrasi Mutasi Virus Corona | Shutterstock

Artinya perubahan dari Mutasi Virus Corona Hibidra ini mampu membuat banyak operasi mutasi sekaligus dalam waktu bersamaan. Tak hanya itu, Virus Corona Hibidra itu juga kemungkinan lebih ganas dan kebal terhadap berbagai jenis AntiBodi.

BACA JUGA:  Pengguna yang Like Postingan Hoax Corona di Facebook Akan Dapat Notifikasi!

Rekombinasi yang terjadi berpotensi besar memunculkan varian baru liannya yang mungkin akan lebih berbahaya lagi. Namun belum jelas secara pasti seberapa besar ancaman yang dapat ditimbulkan oleh peristiwa Rekombinasi virus Corona jenis baru yang ditemukan ini.

Kekhawatiran yang ditakutkan dari virus ini ialah terjadinya sebuah Fase Baru Covid-19 yang kemungkinan akan semakin sulit untuk dikendalikan.

Fakta dari Rekombinasi Virus Corona

Mutasi Virus Corona 1
Ilustrasi Mutasi Virus Corona | Shutterstock

Perlu kamu ketahui juga kalau kasus Rekombinasi terbukti memang kerap terjadi pada virus Corona. Pasalnya Enzim yang mereplikasi Genom manusia akan rentan terlepas dari rantai RNA dan memperbanyak diri. Kemudian bergabung kembali dengan rantai RNA yang ditinggalkannya.

Apabila Sel inang mengandung dua Genom virus Corona yang berbeda, maka Enzim tersebut dapat berulang kali melompat dari satu ke lainnya. Sehingga dapat menimbulkan sebuah penggabungan elemen yang berbeda dari setiap genom yang nantinya bisa membuat Mutasi Virus Corona Hibidra.


Itulah tadi informasi mengenai Mutasi baru dari Virus Corona yang dilaporkan mungkin dapat memulai Fase Baru COVID-19. Mungkin terlalu sulit untuk dipahami, maka dari itulah kami menyediakan tempat berkomentar dibawah ini.


Sumber: CNN Indonesia

Related Posts